Menuju konten utama

Silsilah Keluarga Rahayu Saraswati dan Hubungan dengan Prabowo

Silsilah keluarga Rahayu Saraswati. Simak keterangan lengkap jejak karier dan hubungannya dengan Prabowo Subianto.

Silsilah Keluarga Rahayu Saraswati dan Hubungan dengan Prabowo
Politisi Gerindra Rahayu Saraswati Dhirakanya Djojohadikusumo. tirto.id/Andrey Gromico

tirto.id - Nama Rahayu Saraswati sudah tidak asing di dunia politik Indonesia. Ia disebut-sebut masuk daftar menteri Kabinet Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming. Lantas, bagaimana silsilah keluarga dan hubungan Rahayu dengan Prabowo?

Rahayu Saraswati selama ini lebih identik sebagai seorang politisi. Anggapan ini tentu tidak salah lantaran dirinya termasuk anggota Partai Gerindra.

Hubungan keluarga dengan Prabowo Subianto disebut-sebut menjadi salah satu faktor utama yang mendukung kariernya semakin cemerlang di dunia politik.

Kabar terbaru, ia diisukan bakal mengisi jajaran susunan Kabinet Indonesia Emas yang dipimpin Prabowo-Gibran. Rahayu santer diberitakan mendapatkan jatah Menteri Sosial, Kesejahteraan Perempuan dan Anak.

Silsilah Keluarga Rahayu: Keponakan Prabowo?

Rahayu Saraswati merupakan politisi Gerindra kelahiran 27 Januari 1986 di Jakarta. Pemilik nama lengkap Rahayu Saraswati Dhirakanya Djojohadikusumo itu pernah terjun di dunia film sebelum tertarik ke bidang politik.

Rahayu menyelesaikan masa SMA di College du Leman, Geneva, Swiss (2003). Ia lantas melanjutkan pendidikan tinggi Universitas Virginia (2005). Sebelumnya, ia pernah mengenyam bangku kuliah di Purdue Global (2021).

Ia sempat aktif sebagai pemeran beberapa judul film, semisal Merah Putih, Darah Garuda, Hati Merdeka, Dream Obama, hingga Talk Indonesia. Merah Putih bahkan masuk nominasi Festival Film Bandung 2010.

Pada tahun 2014, Rahayu Saraswati banting stir ke dunia politik. Dirinya menjadi calon legislatif (caleg) Partai Gerindra dan lolos ke Senayan sebagai anggota DPR RI periode 2014-2019. Namun, ia gagal mengulangi capaian yang sama pada Pemilu 2019.

Silsilah keluarga Rahayu Saraswati memang sangat terkait dengan Prabowo Subianto. Rahayu merupakan putri kandung pasangan Hashim Djojohadikusumo dan Anie H. Djojohadikusumo.

Hashim Djojohadikusumo adalah salah satu adik Prabowo Subianto. Dengan demikian, Rahayu Saraswati berstatus keponakan Prabowo.

Kakek Rahayu termasuk orang terpandang, yakni Soemitro Djojohadikoesoemo yang terkenal sebagai ekonom Indonesia. Sedangkan kakek buyutnya adalah Raden Mas Margono Djojohadikoesoemo. Nama terakhir adalah pendiri Bank Negara Indonesia (BNI).

Saat ini, Rahayu Saraswati menduduki jabatan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, salah satu parpol (partai politik) yang didirikan pamannya sendiri.

Rahayu juga pernah maju Pilkada Tangsel 2020. Ia dipasangkan bersama Muhamad dalam pemilihan Wali Kota Tangerang Selatan 2021–2024.

Namun, pasangan Muhamad-Rahayu Saraswati (35,7%) yang diusung koalisi PDI-P, Gerindra, PSI, dan PAN kalah oleh Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan (40,9%) yang didukung Golkar.

Adapun pengalaman kerja dimulai ketika menjadi Direktur PT. Arsari Duta Semesta (2008-2014). Ia lantas menjabat CEO The Legacy Pictures Pte. Ltd. (2012-2016). Sempat masuk sebagai anggota DPR RI (2014-2019), perempuan 38 tahun itu didaulat menjadi Ketua Bidang Advokasi Perempuan DPP Partai Gerindra (2014-2021).

Posisi berikutnya adalah Co-Head for Program Division Indonesian Youth Diplomacy (2021-2022), Co-Chair Indonesia 2022 (2022), dan Founder and Chairwoman Parinama Astha Foundation (sejak 2012 sampai sekarang).

Putri Hashim Djojohadikusumo itu lantas memegang sederet jabatan yang juga bertahan hingga kini. Di antaranya Chairperson National Network for Anti Human Trafficking (sejak 2018), Commissioner PT. Media Desa Indonesia (sejak 2019), hingga Chief Executive Officer PT. Bima Sakti Bahari (sejak 2020).

Paling anyar adalah Chief Strategy Officer (CSO) Hyppe dan Chairperson TIDAR (Tunas Indonesia Raya). Keduanya dimulai pada 2022 lalu.

Baca juga artikel terkait RAHAYU SARASWATI atau tulisan lainnya dari Beni Jo

tirto.id - Politik
Kontributor: Beni Jo
Penulis: Beni Jo
Editor: Dipna Videlia Putsanra