Menuju konten utama

Shalat Tarawih Pertama NU 2026 Kapan, Hari Ini atau Besok Rabu?

Kapan tarawih pertama NU 2026 apakah hari ini Selasa, 17 Februari ataukah Rabu (18/2)? Sama atau beda hari dengan tarawih pertama Muhammadiyah?

Shalat Tarawih Pertama NU 2026 Kapan, Hari Ini atau Besok Rabu?
Umat Islam melaksanakan shalat Tarawih di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Jawa Timur, Senin (11/3/2024). ANTARA FOTO/Didik Suhartono/wpa.

tirto.id - Shalat Tarawih pertama NU pada Ramadhan 2026 apakah berlangsung pada Selasa (17/2/2026) malam ini, ataukah pada Rabu (18/2)? Apakah tarawih tahun ini akan serentak? Pasalnya, pelaksanaan shalat Tarawih Muhammadiyah telah ditentukan pada Selasa malam seiring dengan kepastian awal puasa yang dimulai pada Rabu (18/2) esok hari.

Shalat Tarawih adalah salah satu ibadah sunnah muakkadah yang khusus dikerjakan selama bulan suci Ramadhan. Dalam pelaksanaannya, sholat sunnah ini dapat dikerjakan secara munfarid (pribadi) atau berjamaah.

Di Indonesia, terdapat 2 tradisi utama jumlah rakaat pengerjaan shalat Tarawih. Untuk kalangan Muhammadiyah, tarawih biasanya 8 rakaat, dengan formasi 4 rakaat sekali salam, diikuti 3 rakaat witir. Sementara itu, kalangan NU biasanya tarawih 20 rakaat dengan salam setiap 2 rakaat, dilanjutkan 3 rakaat witir.

Dalam kalender Hijriah yang merupakan penanggalan kamariah (berdasarkan pergerakan bulan), sebuah hari tidak dimulai dari tengah malam, melainkan pada petang hari sebelumnya setelah matahari tenggelam. Oleh karenanya, shalat tarawih akan mendahului puasa Ramadhan. Jika Ramadhan berlangsung keesokan harinya, tarawih dilakukan pada malam sebelumnya.

Terkait hal ini, Muhammadiyah telah menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Artinya pelaksanaan shalat tarawih bagi Muhammadiyah sudah dapat ditentukan, yaitu pada Selasa malam, 17 Februari 2026. Dalam menentukan awal puasa, Muhammadiyah menggunakan hisab dengan acuan Parameter Kalender Global (PKG).

Lantas, apakah kapan pelaksanaan shalat Tarawih pertama NU 2026 sudah ditentukan? Apakah harinya sama seperti Muhammadiyah pada malam 17 Februari 2026 atau berbeda?

Shalat Tarawih Pertama NU 2026 Tanggal Berapa?

Dalam menentukan awal bulan kamariah, NU menggunakan sistem rukyat, sedangkan hisab digunakan sebagai data pendukung. Tahap yang dilakukan adalah melakukan hisab awal bulan untuk membantu pelaksanaan rukyat, diikuti rukyatul hilal bil fi'li, dan melaporkan hasil rukyat dalam sidang isbat. Setelah ada isbat dari pemerintah, PBNU mengeluarkan ikhbar sebagai pedoman warga NU.

Untuk Ramadhan 2026, rukyatul hilal NU akan dilakukan pada Selasa (17/2) hari ini. Dikutip dari NU Online, hilal pada hari ini yang bertepatan dengan 29 Syaban, masih di bawah ufuk. Tinggi hilal terbesar ada di Sabang, Aceh dengan tinggi hilal mar’ie -1 derajat 41 menit.

Dengan mempertimbangkan data hisab pada 29 Syaban 1447 H ini, ada potensi besar bulan Ramadhan digenapkan (istikmal) menjadi 30 hari. Ini terjadi karena kriteria imkanur rukyah belum terpenuhi. Besar kemungkinan, untuk kalangan NU, 1 Ramadhan 1447 H akan bertepatan dengan Kamis, 19 Februari 2026. Artinya, pelaksanaan shalat tarawih pertama NU pada bulan puasa ini akan berlangsung Rabu (18/2), bukan hari ini.

Apa Shalat Tarawih Pertama NU Beda Hari dari Muhammadiyah?

Jika merujuk pada data hisab di atas, pelaksanaan sholat Tarawih pertama NU kemungkinan akan berbeda dari Muhammadiyah. Pasalnya, Muhammadiyah telah menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Rabu (18/2/2026), yang artinya pelaksanaan sholat Tarawihnya digelar pada Selasa (17/2/2026) atau malam hari ini.

Dalam menetapkan awal Ramadhan, Muhammadiyah menggunakan hisab sebagai patokan, dengan Parameter Kalender Global (PKG). Sederhananya, jika ada sebuah wilayah di dunia yang sudah memenuhi kriteria tinggi Bulan ≥ 5° dan elongasi Bulan ≥ 8° pada tanggal yang diperkirakan sebagai hari terakhir Syaban, bagi Muhammadiyah, hal tersebut berlaku secara global.

Untuk tahun ini, KGT 2 terpenuhi di daratan Amerika, dengan tinggi bulan 5° 23′ 35″ dan sudut elongasi: 8° 00′ 11″. Oleh karenanya, Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadhan pada Rabu, 18 Februari. Sebagai konsekuensi, tarawih pertama berarti akan berlangsung pada Selasa, 17 Februari.

Potensi perbedaan awal Ramadhan Muhammadiyah dan NU mencerminkan kekayaan tradisi keilmuan dalam Islam. Hal tersebut juga menjadi momentum umat untuk saling menghormati perbedaan metode penetapan tanggal ibadah, sambil tetap menjaga ukhuwah dan semangat ibadah bersama pada bulan suci ini.

Baca juga artikel terkait RAMADHAN 2026 atau tulisan lainnya dari Imanudin Abdurohman

Kontributor: Imanudin Abdurohman
Penulis: Imanudin Abdurohman
Editor: Fitra Firdaus