tirto.id - Saham perusahaan rokok terjun bebas pada pembukaan perdagangan hari ini, Selasa (9/9/2025), usai mengalami peningkatan signifikan beberapa saat sebelum penutupan kemarin, Senin (8/9/2025).
Saham-saham emiten rokok ini sempat naik hingga belasan persen setelah digantinya Menteri Keuangan Sri Mulyani dengan Mantan Ketua LPS, Purbaya Yudhi Sadewa, dalam reshuffle kabinet Prabowo Subianto.
Kini, saham emiten HM Sampoerna (HMSP) minus 10,32 persen ke level Rp565 per saham usai sempat naik 17,76 persen ke level Rp630 per saham pada perdagangan kemarin.
Hal serupa juga dialami emiten Gudang Garam (GGRM) yang anjlok 11,36 persen ke level Rp8.775 per saham, setelah kemarin meningkat 12,5 persen ke Rp9.000 per saha.
Begitu juga dengan emiten Wismilak Inti Makmur (WIIM) yang mengalami penurunan 10,81 persen ke level Rp825 per saham dan saham Indonesian Tobacco (ITIC) turun 4 persen ke level Rp240 per saham.
Padahal, pada penutupan perdagangan kemarin saham WIIM sempat naik 16,35 persen ke level Rp 925 per saham dan ITIC mengalami lonjakan 11,61 persen ke level Rp250 per saham.
Volatilitas harga saham rokok ini tak bisa dilepaskan dari pergantian komando di tubuh Kementerian Keuangan. Menurut Direktur Ekonomi Celios, Nailul Huda, pergantian ini jelas membuat pasar bergejolak untuk sementara waktu.
Menurutnya, pergantian jajaran menteri di pemerintah yang mendadak membuat pelaku pasar sedikit menggeliat. Pasar masih akan menimbang-nimbang baik buruk dari pergantian ini, terutama di posisi Menteri Keuangan.
“Dampak kepada investasi di IHSG akan sangat temporer. Hari ini saham terguncang karena pemberitaan reshuffle yang memang terkesan mendadak,” ujarnya.
Hanya saja, menurutnya sosok Purbaya bukan orang baru di pemerintahan dan cukup dikenal pasar. Karena itu, ja berkeyakinan penurunan saham ini tidak akan berlangsung lama.
“Biasanya akan rebound dengan cepat. Purbaya juga bukan orang baru di pemerintahan, jadi saya rasa keberlanjutan akan tetap diusung,” ucapnya.
Penulis: Nanda Aria
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id





































