Menuju konten utama

Sejarah Hari Museum Internasional 18 Mei & Tujuan Peringatannya

18 Mei 2025 bertepatan dengan peringatan Hari Museum Internasional, Hari Vaksin AIDS, hingga Hari Perempuan di Bidang Maritim. Simak makna peringatannya.

Sejarah Hari Museum Internasional 18 Mei & Tujuan Peringatannya
Museum Nasional Indonesia, Jakarta, Minggu (10/11/2024). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/YU

tirto.id - Tanggal 18 Mei ditandai dengan beberapa perayaan penting di dunia, tiga di antaranya yaitu Hari Museum Internasional, Hari Vaksin AIDS Sedunia, dan Hari Perempuan di Bidang Maritim.

Hari Museum Internasional dirayakan untuk mengingatkan tentang pentingnya lembaga-lembaga budaya dalam menyimpan, merawat, dan membagikan sejarah serta warisan kolektif umat manusia.

Hari Vaksin AIDS Sedunia yang juga jatuh pada 18 Mei diperingati sebagai ajakan untuk mendukung riset, pengembangan, dan kesadaran terhadap pentingnya vaksin dalam mengatasi epidemi HIV/AIDS.

Hari Perempuan di Bidang Maritim bertujuan untuk mengapresiasi kontribusi perempuan dalam industri maritim yang selama ini didominasi oleh laki-laki dan tantangan yang dihadapi dalam sektor pelayaran, perikanan, dan transportasi laut.

Ketiga peringatan tersebut, meskipun dari ranah yang berbeda, tetapi sama-sama mengajak untuk menghargai perjalanan manusia, baik melalui sejarah, kesehatan, maupun kesetaraan gender.

Hari Museum Internasional

Hari Museum Internasional diperingati setiap tanggal 18 Mei dan diselenggarakan Dewan Museum Internasional alias International Council of Museums (ICOM) sejak tahun 1977.

Melansir laman resminya, tujuan utama Hari Museum Internasional ialah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan peran penting museum sebagai sarana pertukaran budaya, pengayaan budaya, serta pengembngan saling pengertian, kerja sama, dan perdamaian antarbangsa.

Setiap tahun, ICOM menetapkan tema khusus untuk Hari Museum Internasional. Pada tahun 2025, ICOM mengusung tema "Masa Depan Museum Komunitas yang Berubah Cepat" (The Future of Museums in Rapidly Changing Communities).

Dengan tema tersebut, ICOM mengajak seluruh museum untuk beradaptasi dan berinovasi dalam menghadapi perubahan sosial, teknologi, dan lingkungan yang cukup pesat saat ini.

Hari Vaksin AIDS Sedunia

Hari Vaksin AIDS Sedunia diperingati setiap tanggal 18 Mei sebagai momen penting untuk meningkatkan kesadaran global akan pentingnya pengembangan vaksin HIV/AIDS yang aman dan efektif.

Melansir situs HIV milik pemerintah AS, Hari Vaksin AIDS Sedunia diperingati pertama kali pada tahun 1998, yang menjadi wadah untuk meningkatkan kesadaran tentang HIV dan AIDS serta menghargai mereka yang terdampak oleh epidemi tersebut.

Tujuan lain dari Hari Vaksin AIDS Sedunia adalah untuk memberikan penghargaan kepada para ilmuwan, peneliti, petugas kesehatan, dan sukarelawan yang mendedikasikan diri mereka dalam upaya pengembangan vaksin HIV.

Selain itu, Hari Vaksin AIDS Sedunia juga berfungsi sebagai platform untuk mengedukasi tentang seksual yang komprehensif, kebutuhan akan akses adil terhadap pelayanan kesehatan, dan pengobatannya.

Hari Perempuan di Bidang Maritim

Hari Perempuan di Bidang Maritim diperingati setiap tanggal 18 Mei dan diinisiasi oleh International Maritime Organization (IMO) sejak tahun 2021.

Tujuan dari peringatan ini adalah untuk merayakan kontribusi nyata perempuan dalam industri maritim serta mendorong peningkatan perekrutan, retensi, dan keberlanjutan karier perempuan pada sektor maritim.

Selain itu, terdapat tujuan lain yaitu meningkatkan profil perempuan di bidang maritim, memperkuat komitmen IMO terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB nomor 5 tentang kesetaraan gender, serta mendukung upaya mengatasi ketimpangan gender dalam industri maritim.

IMO pada tahun ini mengangkat tema "An Ocean of Opportunities for Women", yang menyoroti peluang baru dan peran kepemimpinan transformatif yang dapat diambil oleh perempuan dalam industri yang didominasi oleh laki-laki.

Baca juga artikel terkait HARI PENTING atau tulisan lainnya dari Dewi Sekar Pambayun

tirto.id - Edusains
Kontributor: Dewi Sekar Pambayun
Penulis: Dewi Sekar Pambayun
Editor: Dicky Setyawan