tirto.id - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) PT Sepatu Bata Tbk atau BATA yang dilaksanakan pada Kamis (25/9/2025) menyetujui penghapusan kegiatan produksi alas kaki untuk kegiatan sehari-hari. Keputusan ini merupakan bagian dari perubahan atas Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan.
"Menyetujui perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan untuk menghapus kegiatan usaha industri alat kaki untuk kebutuhan sehari-hari," tulis manajemen BATA dalam Ringkasan Risalah RUPS LB sebagai keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Selasa (30/9/2025).
Sebagai tindak lanjut atas keputusan penghapusan kegiatan usaha industri alas kaki untuk kebutuhan sehari-hari itu, Perseroan akan menyusun kembali seluruh ketentuan dalam Anggaran Dasar Perseroan.
Kemudian, dengan adanya perubahan ini, RUPS LB yang dihadiri oleh 82,02 persen pemegang saham itu lantas memutuskan untuk memberikan kuasa kepada jajaran direksi Perseroan untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan berkaitan dengan keputusan Mata Acara Kedua Rapat, termasuk menyusun dan menyatakan kembali seluruh Anggaran Dasar Perseroan dalam suatu akta Notaris.
Kemudian, menyampaikan penyesuaian Anggaran Dasar Persroan kepada instansi yang berwenang untuk mendapatkan persetujuan dan/atau tanda terima penerimaan pemberitahuan perubahan Anggaran Dasar Perseroan.
"Melakukan segala sesuatu yang dipandang perlu dan berguna untuk keperluan tersebut dengan tidak ada satu pun yang dikecualikan, termasuk untuk mengadalan penambahan dan/atau perubahan dalam perubahan Anggaran Dasar Perseroan tersebut jika hal tersebut dipersyaratkan oleh instansi yang berwenang," tulis Perseroan.
Sementara itu, dengan mundurnya Rajeev Gopalakrishnan dari posisinya sebagai Presiden Komisaris sejak 25 Juli 2025, BATA juga mengangkat Shaibal Sinha sebagai pengganti sekaligus juga mendapuk Amitav Nandy sebagai Presiden Direktur Perseroan. Dus, jajaran direksi dan komisaris BATA pasca RUPS LB adalah sebagai berikut:
Presiden Direktur : Amitav Nandy
Direktur : Ian Duncan Mcnab Cowe
Direktur : Hatta Tutuko
Direktur : Ahmad Danial
Direktur : Prima Andhika Irawati.
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris : Shaibal Sinha
Komisaris Independen : Agus Nurudin.
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Dwi Aditya Putra
Masuk tirto.id







































