Menuju konten utama

Babak Belur Kinerja BATA: Penjualan Turun, Rugi Rp145 M di 2024

Pada 2024 penjualan tercatat sebesar Rp459,9 miliar, anjlok dibandingkan 2023 yang sebesar Rp609,6 miliar.

Babak Belur Kinerja BATA: Penjualan Turun, Rugi Rp145 M di 2024
Pabrik sepatu Bata di Purwakarta. FOTO/Dok PT Sepatu Bata

tirto.id - PT Sepatu Bata Tbk (BATA) belum mampu bangkit dari keterpurukannya. Kinerja keuangan perusahaan sepatu legendaris ini pada 2024 masih sangat berat.

Pasalnya, penjualan sepatu sepanjang 2024 mengalami penurunan 25 persen (yoy) dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2024 penjualan tercatat sebesar Rp459,9 miliar, anjlok dibandingkan 2023 yang sebesar Rp609,6 miliar.

“Saya ingin menjelaskan bahwa penjualan memang ada penurunan di tahun 2024 dibandingkan dengan tahun 2023. Dari Rp609,612 miliar menjadi Rp459,921 miliar. Dan itu juga cukup challenging bagi BATA,” kata Sekretaris Perusahaan Sepatu Bata, Hatta Tutuko dalam Public Expose, Jumat (11/7/2025).

Tak hanya itu, perseroan juga masih mengalami rugi bersih sebesar Rp145 miliar di 2024 atau sedikit membaik dibandingkan dengan kerugian 2023 yang sebesar Rp148,2 miliar.

Lantaran terus mengalami catatan negatif, perusahaan sepatu asal Ceko ini terpaksa menjual sejumlah aset karena mengalami kerugian dan penurunan penjualan.

Hatta menjelaskan, perusahaan terpaksa melego sejumlah toko dan bahkan menjual gedung Graha Bata di Cilandak, Jakarta Selatan, serta menutup pabrik di Purwakarta.

Dari tahun ke tahun ke tahun penurunan aset terus terjadi. Dari nilai Rp700 miliar di 2022, aset BATA terus turun. Pada 2023 nilai aset masih sebesar Rp560 miliar, namun di 2024 tersisa Rp409 miliar.

“Penurunannya adalah karena kita menjual toko-toko kita dan juga gedung sebelah (Graha Bata). Sehingga menurunkan aset,” ucapnya.

Baca juga artikel terkait SEPATU BATA atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Insider
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Dwi Aditya Putra