Menuju konten utama

Rupiah Melemah Rp14.507 Per Dolar AS Pagi Ini

Rupiah pagi ini berada di posisi Rp14.507 per dolar AS.

Rupiah Melemah Rp14.507 Per Dolar AS Pagi Ini
Ilustrasi petugas jasa penukaran valuta asing memeriksa lembaran mata uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Senin (2/7/2018). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

tirto.id - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (27/11/2018) pagi bergerak melemah sebesar 36 poin ke posisi Rp14.507 dibandingkan Senin (26/11/2018) sore Rp14.471 per dolar AS.

Semengara itu, posisi rupiah pada Senin sore terapresiasi sebesar 69 poin menjadi Rp14.471 dibandingkan posisi sebelumnya atau pada Senin pagi yang berada pada level Rp14.540 per dolar AS.

Menurut pengamat pasar uang Bank Woori Saudara Indonesia Tbk, Rully Nova, apresiasi rupiah tidak terlepas dari pandangan positif pelaku pasar terhadap kondisi fundamental ekonomi nasional.

Menurut dia, Paket Kebijakan Ekonomi XVI yang telah dikeluarkan pemerintah beberapa waktu lalu memberi harapan positif terhadap perbaikan defisit transaksi berjalan (CAD).

"Selama ini yang membebani rupiah adalah CAD, membaiknya CAD ditambah ekonomi Indonesia yang masih terus tumbuh maka akan terbuka ruang bagi mata uang kita (rupiah) masuk dalam tren penguatan," katanya.

Di sisi lain, lanjut dia, sentimen mengenai perang dagang antara Amerika Serikat dan China yang mereda turut mempengaruhi psikologis pasar terhadap negara berkembang.

"Kabarnya, Donald Trump dan Xi Jinping akan mengadakan pembicaraan selama KTT G20 di Buenos Aires, Argentina, diharapkan ada kesepakatan mengenai perdagangan antara dua negara itu," katanya.

Analis senior CSA Research Institute Reza Priyambada mengatakan bahwa pergerakan dolar AS cenderung tertahan terhadap sejumlah mata uang dunia, termasuk rupiah di tengah perayaan Thanksgiving.

"Pergerakan imbal hasil obligasi Amerika Serikat juga cenderung bergerak turun, sehingga menambah topangan bagi rupiah," katanya.

Baca juga artikel terkait NILAI TUKAR

tirto.id - Ekonomi
Sumber: antara
Penulis: Yantina Debora
Editor: Yantina Debora