Menuju konten utama

Raffi Ahmad Jelaskan Kronologi Dirinya Foto di Depan Blue Ray

Raffi Ahmad menjelaskan bagaimana namanya sempat terseret di persidangan dugaan korupsi Bea dan Cukai.

Raffi Ahmad Jelaskan Kronologi Dirinya Foto di Depan Blue Ray
Raffi Ahmad menerangkan kronologi hingga dirinya sempat foto di depan Blue Ray, Kamis (11/6/2026). tirto.id/Ayu Mumpuni

tirto.id - Staf Khusus Presiden bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, menjelaskan bagaimana dirinya sempat berfoto di depan toko Blue Ray hingga ditawari ponsel gratis. Hal tersebut membuat namanya sempat terseret di persidangan dugaan korupsi bea cukai.

Raffi menerangkan, awalnya dia, Ariel, Gading Marten, Desta, dan Nagita Slavina pergi untuk mengikuti ajang lari maraton di Chicago pada Oktober 2023. Kemudian, mereka melanjutkan perjalanan ke New York dan mempromosikan sejumlah toko milik orang Indonesia, seperti toko klontong Indo Java dan Awang Kitchen.

"Saya keluar dari Awang Kitchen, satu, dua, tiga toko di sebelahnya itu ada yang namanya, itu apa namanya, Blue Ray. Mereka panggil saya, 'Mas Raffi, Mas Aril, Mas Gading foto dong sama saya'. Ya sudah kami foto," kata Raffi dalam konferensi pers di bilangan Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2026).

Dia menerangkan, setelah foto, karyawan Blue Ray yang mengajak untuk Raffi dan Gading melihat tokonya. Namun, Raffi hanya melongok sebentar di depan pintu.

Tidak dipungkiri Raffi, dirinya saat itu ditawari oleh pekerja Blue Ray itu untuk diberikan secara gratis Iphone terbaru. Karyawan Blue Ray juga menjelaskan bahwa mereka memang bergerak di bidang pengiriman barang ke Indonesia.

"Saya bilang, 'Aduh, gak usah, gak usah, gak usah, saya gak usah, gak usah. Gak, gak mau kalau gratis, saya gak mau," saya bilang gitu. Nanti aja,'. D ia bilang, 'Nah, kalau pesen?'. 'Iya, iya, iya, ya udah nanti kalau ada yang itu, pesen, oke, oke.' Saya hanya, hanya sebatas gitu aja loh," ujar Raffi.

Ditegaskan Raffi, saat itu tidak ada pertukaran nomor telepon antara dirinya dengan karyawan Blue Ray. Komunikasi pun hanya terjada sebatas itu saja dan tidak pernah ada pemberian maupun pembelian barang melalui Blue Ray.

"Tidak ada komunikasi lagi. Saya, saya nggak mungkin juga orang baru kenal saya kasih nomor telepon, maksudnya ya... ya bisa terjadi aja sih, tapi seingat saya nggak ada gitu loh. Iya," ungkap Raffi.

Menurut Raffi Ahmad, dirinya memastikan bahwa dirinya bersedia apabila ada orang yang ingin menjabarkan bukti-bukti keterlibatan dirinya di kasus tersebut. Namun, dia juga memiliki saksi bahwa tidak adanya percakapan atau komunikasi apapun dengan pihak Blue Ray.

"Sekarang ini perang ini kalau dulu pakai bambu runcing, tapi kan kali ini nggak. AI, cyber crime, yang namanya berita hoaks menggunakan media sosial, buzzer, ini harus kita perangi. Bukan dalam arti kita

perangi seperti apa," tuutr dia.

Baca juga artikel terkait RAFFI AHMAD atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Flash News
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Hendra Friana