Menuju konten utama

Sarinah Rombak Kepengurusan: Ada Ipar Raffi hingga Aspri Prabowo

Perombakan jajaran direksi dan komisaris Sarinah diharapkan bawa semangat baru yang lebih kolaboratif, adaptif, dan relevan.

Sarinah Rombak Kepengurusan: Ada Ipar Raffi hingga Aspri Prabowo
Pengunjung memilih produk UMKM yang dijual saat pembukaan store baru Sarinah di kawasan Sanur, Denpasar, Bali, Senin (9/9/2024). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/Spt.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir merombak susunan direksi dan komisaris PT Sarinah (Persero) melalui Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-126/MBU/05/2025 dan SK-127/MBU/05/2025.

Lewat beleid tersebut, Erick menunjuk Raisha Syarfuan sebagai Direktur Utama, menggantikan Fetty Kwartati. Selain itu, ia juga mengangkat Citra Pandansari sebagai Direktur Operasi, menggantikan Hedy Djajaria.

Keduanya bergabung dengan direksi lama Sarinah di antaranya Direktur Keuangan & Manajemen Risiko yang masih dijabat oleh Guntar P. M. Siahaan dan Selfie Dewiyanti sebagai Direktur Komersial.

Selain itu, Erick juga menunjuk Dyah Roro Esti Widya Putri sebagai Komisaris Utama menggantikan pendahulunya Trisni Puspitaningtyas.

"Tiga nama baru lainnya yang masuk dalam jajaran Dewan Komisaris adalah Annette Liana Dewi (Komisaris), Nila Safitri (Komisaris Independen), dan Barry Tamin (Komisaris Independen), menggantikan Diana Irina Jusuf, Leonard Theosabrata, dan Riyanto Prabowo," jelas Corporate Communication PT Sarinah, Nabila dalam keterangan resminya, dikutip Senin (26/5/2025).

Nabila menuturkan, perombakan direksi dan komisaris ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat arah perusahaan untuk menjalankan mandat sebagai Panggung Karya Indonesia sekaligus operator ritel.

"Formasi baru ini diharapkan dapat membawa semangat baru yang lebih kolaboratif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan industri ritel yang terus berkembang," sambungnya.

Jika ditilik kembali, nama-nama dalam jajaran direksi dan komisaris baru Sarinah cukup mentereng. Raisha Syarfuan, misalnya, merupakan profesional di bidang manajemen bisnis, pemasaran dan luxury retail.

Setelah meraih gelar Bachelor of Business Administration di Parsons School of Design pada 2008, Raisha pernah menjabat sebagai Senior Manager di PT Bank Mandiri Tbk (2010-2014). Setelahnya, dia bekerja sebagai Senior Manager Corporate Marketing PT Swisstime Perkasa International (2014-2018) dan jabatan terakhirnya adalah sebagai Direktur & Senior Consultant di PT Indo Siber Telematika (2021-2025).

Kemudian, Citra Pandansari yang ditunjuk sebagai Direktur Operasi, memiliki latar belakang di bidang pengelolaan operasional dan ritel. Sebelum bergabung dengan Sarinah, Citra menjabat sebagai General Manager di PT Anggie Rassly Andalan (2023–2025), pernah pula berkiprah sebagai Head of Offline Retail di PT ERHA Medicals (2019-2023), Head of General Trade di PT ERHA Medicals (2020-2021), dan Retail Operations Manager di PT Sentralwatch Perkasa International (2014-2019).

Dari jajaran Komisaris, nama Dyah Roro Esti Widya Putri cukup menarik perhatian, karena selain masih menjabat sebagai Wakil Menteri Perdagangan, dan juga merupakan putri dari politikus senior Partai Golkar, Satya Widya Yudha.

Sedangkan Komisaris, Annette Liana Dewi sudah dikenal luas sebagai asisten pribadi (Aspri) Presiden Prabowo Subianto yang telah menyertai sejak 23 tahun lalu. Selanjutnya, ada Barry Tamin yang merupakan adik ipar dari artis kondang Raffi Ahmad. Suami dari adik Nagita Slavina, Caca Tengker ini juga menuliskan jabatannya sebagai CEO PT Hasta Brata Indonesia di LinkedIn pribadinya.

Baca juga artikel terkait SARINAH atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Insider
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Hendra Friana