Indeks Kakao

3 Dosen UGM Divonis 2 hingga 3 Tahun Bui di Kasus Kakao Fiktif
Ketiga terdakwa yang merupakan dosen itu bersekongkol mencairkan uang UGM, uang milik negara meski barang pesanan belum dikirim.

Harga Kakao Berjangka AS Hari Ini
Berikut harga kakao berjangka AS hari ini dari harga pembukaan hingga penutupan pada 10 Februari 2026 pukul 01.30 WIB.

Hakim Tolak Eksepsi 2 Dosen UGM Terdakwa Korupsi Kakao Fiktif
Eksepsi dari Rachmad Gunadi dan Hargo Utomo dinilai telah memasuki pokok perkara. Sehingga, keberatan tak masuk ruang lingkup eksepsi.

Dua Dosen UGM Terdakwa Korupsi Kakao Fiktif Kompak Minta Bebas
Rachmad Gunadi dan Hargo Utomo dalam sidang eksepsi mengeklaim tidak ada kerugian negara serta tak ada perbuatan melawan hukum dalam kasus kakao fiktif.

Dosen UGM Terdakwa Kasus Kakao Fiktif Klaim Tak Rugikan Negara
Tim penasihat hukum Dr. Rachmad Gunadi membantah tuduhan jaksa penuntut umum Kejati Jawa Tengah dan menyatakan surat dakwaan cacat materiel.

Peran 3 Dosen UGM di Kasus Kakao Fiktif yang Rugikan Rp6,72 M
Kasus korupsi bermula dari rencana pengadaan biji kakao antara Direktorat PUI UGM dengan PT Pagilaran untuk program CLTI tahun 2019.

Tiga Doktor UGM Didakwa Korupsi Pengadaan Kakao Fiktif Rp6,7 M
Korupsi yang dilakukan Rachmad Gunadi, Henry Yuliando, dan Hargo Utomo menyebabkan UGM selaku PTN merugi Rp6,72 miliar.

Purbaya Resmi Terapkan Pungutan Ekspor Biji Kakao
Aturan baru itu menambah jenis komoditas perkebunan selain kelapa sawit dan turunanya, yang dikenakan pungutan ekspor melalui (BLU-BPDP) Kemenkeu.

Airlangga Beberkan Produk RI yang Bisa Dapat Tarif 0% dari AS
Airlangga sebut AS juga melihat perkembangan perjanjian IEU-CEPA, di mana Uni Eropa memberikan tarif 0 persen untuk ekspor CPO dari Indonesia.

Jokowi Minta Pebisnis Tak Ekspor Kopi, Kakao, hingga Lada Mentah
Jokowi mendorong bahan mentah dihilirisasi agar mempunyai nilai tambah lebih seperti hilirisasi nikel.

Alasan Pemerintah akan Ubah Badan Pengelola Dana Sawit jadi BPDP
Airlangga sebut sebagai tanaman perkebunan, baik kelapa sawit, kakao, kelapa, maupun karet seharusnya bisa sama-sama berkembang.

Jokowi Bentuk Badan Pengelola Kakao & Kelapa, Digabung ke BPDPKS
Pembentukan Badan Pengelolaan Kakao dan Kelapa ini diperlukan sebagai subsidi silang untuk merespons produksi keduanya yang sedang menurun.

Peluang Petani Kakao Nglanggeran DIY Bisa Tembus Ekspor ke Swiss
Heri bersama para petani kakao mengaku kini dapat mengelola kakao tak sekadar menjadi bubuk saja, tetapi lemak cokelat, bahkan bisa diekspor.

Baca Solo Leveling Chapter 143 Bahasa Indo & Jadwal Ch. 144 Rilis
Solo Leveling Chapter 143 Bahasa Indonesia di Kakaopage sudah bisa dibaca hari ini. Di Chapter 143, Yoo Jin Ho diculik oleh Hwang Dong Su.

Airlangga Minta PPN Impor Biji Kakao Jadi Nol Persen
Kementerian Perindustrian mengusulkan PPN impor kakao menjadi nol persen demi memenuhi kebutuhan industri pengolahan kakao.
Pemerintah Sebut Alasan Impor Kakao Belum Bisa Dikurangi
Kemenko Perekonomian menyebutkan impor kakao perlu dikurangi, karena produksi kakao Indonesia memiliki potensi yang mampu memenuhi kebutuhan domestik. Namun, saat ini belum dapat dilakukan akibat masih adanya persoalan di sektor hulu.
Makan Coklat Tanpa Rasa Bersalah
Kenikmatan cokelat adalah hal yang hakiki. Meski sering disebut berbahaya karena kandungan gulanya yang tinggi, cokelat tak pernah kehilangan penggemarnya. Para penyuka cokelat kini bahkan bisa tersenyum lebar karena akan ada solusi berupa cokelat rendah gula. Nestle mengaku sudah menemukan formulanya.
Kakao Sulteng Laku Keras di Pasar Internasional
Kakao asal Sulawesi Tengah diklaim laku keras di pasar internasional. Namun di Sulteng belum juga ada pabrik cokelat.
Ukuran dan Bentuk Baru Toblerone yang Bikin Heboh
Pengurangan berat dan perubahan bentuk Toblerone memicu protes penggemarnya. Namun, perusahaan bersikeras mengubah ukuran dan bentuk karena biaya produksi yang semakin tinggi.
Produk Kakao Gunungkidul
Dirjen Pembangunan Kawasan Perdesaan (PKP) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Johozua Markus Yoltuwu (tengah), melihat proses pengeringan kakao saat melakukan kunjungan kerja di Desa Bunder, Patuk, Gunungkidul, DI Yogyakarta.
Masuk tirto.id








