Menuju konten utama

Purbaya Ancam Coret Anggaran K/L yang Nganggur di 2026

Keputusan ini diambilnya karena dalam setiap Rp100 triliun anggaran K/L yang menganggur, pemerintah harus membayarkan bunga sebesar 6 persen.

Purbaya Ancam Coret Anggaran K/L yang Nganggur di 2026
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa dalam media briefing di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (26/9/2025). tirto.id/ Qonita Azzahra

tirto.id - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, memastikan tidak akan memblokir anggaran kementerian/lembaga (K/L) di tahun depan. Namun, ia akan langsung mencoret anggaran K/L yang penyerapannya tidak efektif.

“Enggak. Nanti kalau nggak mampu (menyerap anggaran), coret aja sekalian, enggak usah bintang-bintangan,” ujar dia, dalam pernyataannya kepada awak media, di ruang media Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (7/10/2025).

Keputusan ini diambilnya karena dalam setiap Rp100 triliun anggaran K/L yang menganggur, pemerintah harus membayarkan bunga sebesar 6 persen atas penyimpanan dana di Bank Indonesia (BI). Artinya, pemerintah harus merogoh anggaran hingga Rp6 triliun dari dana yang mengendap dan tidak terserap secara efektif oleh K/L.

“Setiap 100 triliun nganggur, saya bayar berapa? bayar 6 triliun kan? rugi saya. kalau nganggur 400 triliun, 4x6, 24 triliun. Saya bayar bunga untuk uang yang nggak dipakai, mendingan kita belikan kerupuk tuh 6 triliun, dapet berapa tuh?” katanya sambil bergurau.

Purbaya juga memastikan, di tahun depan ia masih akan melanjutkan efisiensi anggaran. Namun, bukan dengan memotong anggaran belanja pemerintah pusat untuk dapat berhemat, yang bakal ia lakukan adalah dengan memindahkan uang-uang K/L atau dari program-program yang tidak terserap dengan optimal ke K/L atau program lainnya yang dapat memastikan serapan dana akan berjalan lebih cepat.

“Kalau efisiensi adalah yang ada dipastikan dibelanjakan, sesuai dengan peruntukannya, dan tepat waktu dan nggak dikorup. Kira-kira itu. Jadi, saya bukan spending free, saya nggak ngerubah anggaran kan? Belum. Dan anggaran yang ada jangan sampai menggangu sistem. Saya pindahin uang merubah sistem nggak? Enggak, uang masih punya pemerintah, tapi tempatnya beda,” jelas Purbaya.

Baca juga artikel terkait ANGGARAN atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Insider
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Dwi Aditya Putra