tirto.id - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Puan Maharani, menyoroti tujuh masalah yang harus menjadi perhatian para anggota DPR RI dalam pidato pembukaan Sidang Paripurna, Selasa (24/06/25).
Masalah pertama yang dia soroti adalah tingginya angka pengangguran dan pemutusan hubungan kerja (PHK) belakangan ini. Dia kemudian mendaftar enam masalah lain yang juga urgen.
“dua, permasalahan dalam ibadah haji tahun 2025. Tiga, penerapan stimulus ekonomi untuk meningkatkan pertumbuhan. Empat, permasalahan ojek online. Lima, pengoplosan gas bersubsidi. Enam, pelaksanaan evakuasi WNI di negara yang terlibat konflik. Tujuh, posisi duta besar untuk negara sahabat yang belum terisi.” ucap Puan.
Disamping itu, Puan mengatakan bahwa DPR RI mengapresiasi langkah pemerintah dalam mengatasi permasalahan tambang di Raja Ampat dan sengketa empat pulau antara Pemerintah provinsi Aceh dan Sumatera Utara.
“DPR RI memberikan apresiasi atas kebijakan pemerintahan presiden prabowo subianto yang responsif dalam mengambil tindakan untuk mengatasi permasalahan pertambangan di Raja Ampat dan permasalahan sengketa empat pulau antara Provinsi Aceh dan Sumatera utara. Sehingga tidak berlarut larut,“ tuturnya.
Setelah Sidang Paripurna ini, DPR RI akan memasuki Masa Persidangan ke-4 untuk Tahun Sidang 2024-2025.
Penulis: Faisal Bachri
Editor: Fadrik Aziz Firdausi
Masuk tirto.id































