tirto.id - Organisasi kemasyarakatan (Ormas) GRIB Jaya dipimpin oleh Rosario de Marshal atau populer disapa Hercules. Bagaimana profil Ormas GRIB Jaya yang dipimpin Hercules Rosario Marshal?
GRIB Jaya dilaporkan akan hadir di Bali. Namun, mereka mendapat penolakan dari otoritas setempat. Alasannya adalah Bali telah memiliki sistem keamanan berbasis kearifan lokal, yaitu pecalang atau aparat kemanan adat.
Selain itu, pemerintah Kalimantan Tengah (Kalteng) juga dikabarkan mengevaluasi keberadaan GRIB Jaya di wilayahnya. Evaluasi dilakukan karena aktivitas GRIB Jaya yang menyegel pabrik PT Bumi Asri Pasaman di Barito Selatan, Kalteng, pada hari Sabtu (26/4/2025).
Profil Ormas GRIB Jaya yang Dipimpin Hercules Rosario Marshal
GRIB Jaya adalah ormas yang dibentuk oleh Hercules pada tanggal 1 April 2011. Pada awal pendirian, GRIB Jaya hanya berbasis di Jakarta. Hercules lalu memobilisasi orang-orang dan sejumlah tokoh lokal di kawasan Tanah Abang, Jakarta.
Setahun setelah pendirian, GRIB meresmikan kantor di daerah Palmerah Jakarta Barat. Melansir laman GRIB Jaya Jateng, ormas yang identik dengan seragam warna hitam-merah ini dibentuk dalam rangka turut serta membangun demokrasi dan memastikan penyelenggaraan pemilu berjalan baik.
Pada tahun 2014, mereka sempat mendeklarasikan dukungan kepada salah satu calon presiden (capres). Kemudian Pemilu 2024, GRIB Jaya juga kembali memberikan dukungan untuk capres yang sama.
Setelah berjalan lebih dari satu dekade, GRIB Jaya kini berupaya memperluas jaringan di berbagai wilayah di Indonesia dengan mendirikan sejumlah kantor daerah atau cabang.
Tercatat, GRIB Jaya memiliki 294 anggota Dewan Pimpinan Daerah, 223 anggota Dewan Pimpinan Cabang, dan 691 anggota Pengurus Anak Cabang. Pada 2023, Herculas mengeklaim anggota GRIB sudah mencapai 1,4 juta.
Melansir official account DPP GRIB JAYA @gribjaya_id, GRIB Jaya membagikan sejumlah aktivitas. Mereka menggelar aksi sosial seperti membantu korban bencana alam, beraudiensi dengan berbagai institusi, berkolaborasi dengan sejumlah institusi atau organisasi, hingga mendukung berbagai program pemerintah.
GRIB Jaya dipimpin oleh Herculas setidaknya sampai tahun 2029. Sejumlah nama tokoh di berbagai bidang juga ikut mewarnai jajaran pengurus GRIB Jaya periode 2024-2029.
Di antaranya Syaifuddin (akademisi dari Universitas Mercu Buana Jakarta), Ghazaly Ama La Nora (akademisi UMB), dan Solten Rajagukguk (akademisi Universitas Satya Negara).
Selain itu, terdapat Ike Julies Tiati atau Ike Suharjo (mantan Jubir DPP Perindo sekaligus mantan penyiar tvOne).
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Beni Jo
Masuk tirto.id






































