Menuju konten utama

Profil Bupati Buton Alvin Akawijaya, Dilaporkan Hilang Warganya

Alvin Akawijaya, Bupati Buton 2025–2030, dilaporkan hilang oleh warganya. Kenali sosoknya lewat profil lengkap dan latar belakangnya di sini.

Profil Bupati Buton Alvin Akawijaya, Dilaporkan Hilang Warganya
Alvin Akawijaya Putra Bupati Buton. FOTO/butonkab.go.id

tirto.id - Sebuah hal unik ditemukan di Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra). Masyarakat dan mahasiswa membuat laporan ke polisi bahwa Bupati Buton, Alvin Akawijaya Putra hilang karena tidak bisa ditemui selama beberapa waktu.

Rakyat Buton Aliansi IMM dan HMI melayangkan laporan orang hilang ke Polres Buton pada Kamis (18/9).

Ketua Komisariat HMI Kabupaten Buton Yusmiati menjelaskan jika tindakan mereka melaporkan Alvin hilang ini karena telah tiga kali mereka meminta bertemu, tetapi Alvin selalu tidak berada di tempat.

Profil Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra

Alvin Akawijaya Putra lahir di Jakarta, 18 Mei 1996. Ia adalah seorang politikus muda Indonesia yang menjabat sebagai Bupati Buton periode 2025-2030 dan kader dari Partai NasDem.

Alvin mulai menjabat pada 20 Februari 2025, setelah dilantik secara resmi oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta. Alvin adalah putra kandung dari Ali Mazi, tokoh politik senior yang pernah menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Tenggara dalam dua periode, yakni 2003–2008 dan 2018–2023.

Pendidikan dasar dan menengah ditempuh Alvin di Jakarta sebelum melanjutkan pendidikan tinggi ke Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.

Ia meraih IKA PMII Awards Sulawesi Tenggara tahun 2022, sebuah penghargaan bergengsi yang diberikan kepada tokoh muda yang dinilai memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan pergerakan pemuda Islam.

Karier politik Alvin mulai menanjak saat ia mencalonkan diri sebagai Bupati Buton dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, berpasangan dengan Syarifudin Saafa sebagai calon wakil bupati. Pasangan ini diusung oleh Partai NasDem dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Dalam pemilihan tersebut, Alvin–Syarif berhasil memperoleh 22.462 suara, atau sekitar 35,86% dari total suara sah, dan dinyatakan menang berdasarkan Keputusan KPU Kabupaten Buton Nomor 04 Tahun 2025 tentang Penetapan Pasangan Calon Terpilih.

Kemenangan Alvin di usia muda menjadikannya salah satu kepala daerah termuda di Indonesia saat itu.

Klarifikasi Alvin Akawijaya yang Dilaporkan Hilang

Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra memberikan klarifikasi terkait ketidakhadiran di kantor beberapa hari terakhir hingga dilaporkan hilang oleh warganya. Menurut Alvin, dalam periode itu, ia sedang berada di Jakarta untuk kepentingan pekerjaan juga.

Kondisi keuangan daerah yang kurang sehat yakni adanya utang dan defisit anggaran sebesar Rp22 miliar yang merupakan warisan dari pemerintahan sebelumnya menjadi alasan utama dirinya aktif menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat.

Alvin telah bertemu dengan beberapa kementerian, termasuk Direktorat Jenderal Bina Marga, dan berhasil mengupayakan bantuan melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) untuk Kabupaten Buton.

“Alhamdulillah, saya sudah ke Dirjen Bina Marga dan mendapatkan bantuan peningkatan jalan di Stadion 2. Ini bukti bahwa saya tidak hanya menghilang, tetapi ada laporan nyata dari pekerjaan saya di Jakarta. Tolong jangan lupakan apa yang saya kerjakan di Jakarta. Semua ada laporannya," tutur Alvin dikutip Kompas (21/9).

Baca juga artikel terkait BUPATI atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra