Menuju konten utama

Respons UGM terkait Isu Pemalsuan Ijazah Jokowi di Pasar Pramuka

UGM siap menyeret seseorang ke ranah hukum apabila terbukti melakukan pemalsuan dengan mengatasnamakan UGM.

Respons UGM terkait Isu Pemalsuan Ijazah Jokowi di Pasar Pramuka
Gedung UGM. foto/https://ugm.ac.id/id/berita/22299-filosofi-gedung-pusat-ugm/

tirto.id - Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran Universitas Gadjah Mada (UGM), Wening Udasmoro, merespons isu terkait pemalsuan ijazah Jokowi di Pasar Pramuka. Pernyataan Wening termuat dalam video resmi UGM di kanal YouTube dengan tajuk “#UGMMenjawab Ijazah Joko Widodo”.

Dalam unggahan berupa video sekitar 33 menit itu, jajaran pimpinan UGM memperbincangkan terkait ijazah Presiden ke-7 RI yang merupakan lulusan Fakultas Kehutanan UGM.

Wening pun menegaskan, tidak ada laporan secara resmi soal ijazah Jokowi pernah dipalsukan di Pasar Pramuka. "Tidak ada," kata Wening, dikutip kontributor Tirto, pada Jumat (22/08/2025).

Wening bahkan menyatakan, dirinya akan menyeret seseorang ke ranah hukum apabila terbukti melakukan pemalsuan yang mengatasnamakan UGM.

"Misalnya terbukti bahwa seseorang itu melakukan pemalsuan dan mengatasnamakan UGM, UGM akan bergerak di sisi hukum, laporkan dan lain sebagainya," kata Wening.

Dia juga mengatakan jika data seseorang yang pernah berkuliah di UGM hanya dapat diberikan kepada lembaga yang memiliki kewenangan yang jelas.

Dalam video tersebut juga tampil Rektor Univeristas Gadjah Mada, Ova Emilia. Namun, dia enggan berkomentar soal ijazah yang sudah berada di tangan Jokowi.

Ova mengatakan, UGM tidak bertanggung jawab soal foto ijazah yang beredar di media sosial merupakan ijazah yang pernah diserahkan UGM atau bukan.

"Jadi ijazah itu kan diserahkan tahun 1985 sudah diserahkan kepada yang bersangkutan. Artinya yang menjaga ijazah itu adalah yang bersangkutan, oleh karena itu UGM kita tidak mau berkomentar terkait dengan ijazah piece of paper yang sudah ada di yang bersangkutan," kata Ova.

Kendati demikian, Ova membenarkan jika UGM memiliki data dan bukti jika Jokowi merupakan resmi lulusan dari kampus dengan julukan Kampus Biru tersebut.

"Kami punya data dan bukti bahwa Bapak Joko Widodo adalah resmi menjadi lulusan UGM dan juga sudah diberikan tanda kelulusannya kepada yang bersangkutan," ujarnya.

Ia pun tak menampik jika memiliki bukti dan dokumen yang lengkap dalam proses pendidikan Jokowi. Selain itu, Ova menegaskan bahwa UGM telah memberikan ijazah kepada Jokowi pada tahun 1985.

"Ya kepada yang bersangkutan pada saat wisuda, jadi pada tahun 1985 untuk kasusnya bapak Joko Widodo," kata dia.

Baca juga artikel terkait IJAZAH JOKOWI UGM atau tulisan lainnya dari Abdul Haris

tirto.id - Flash News
Kontributor: Abdul Haris
Penulis: Abdul Haris
Editor: Siti Fatimah