Menuju konten utama

Profil Amran Sulaiman yang Dilantik Jadi Menteri Pertanian Lagi

Profil dan rekam jejak Amran Sulaiman yang dilantik jadi Menteri Pertanian lagi.

Profil Amran Sulaiman yang Dilantik Jadi Menteri Pertanian Lagi
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memaparkan capaian sektor pertanian pada diskusi Forum Merdeka barat (FMB) 9 di Kota Gorontalo, Gorontalo, Rabu (30/1/2019). ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin/wsj.

tirto.id - Presiden Joko Widodo resmi melantik Andi Amran Sulaiman sebagai Menteri Pertanian baru menggantikan Syahrul Yasin Limpo yang telah mengundurkan diri karena terjerat kasus korupsi.

Andi Amran Sulaiman dilantik hari ini, Rabu, 25 Oktober 2023 di Istana Negara, Jakarta. Selain Amran, Presiden Jokowi juga melantik Kepala Staf Angakatan Darat (KSAD) TNI dan Duta Besar RI untuk Argentina.

“Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara,” kata Amran saat mengucapkan sumpah jabatan.

Pelantikan ini merupakan momen kembalinya Amran ke Kabinet Kerja Jokowi dengan menduduki posisi yang sama seperti sebelumnya. Pasalnya, Amran pernah menjabat sebagai Menteri Pertanian di masa jabatan perdana Jokowi selama satu periode penuh yaitu pada 2014 – 2019.

Profil Andi Amran Sulaiman Mentan Baru

Andi Amran Sulaiman lahir di Bone, Sulawesi Selatan pada 27 April 1968. Amran merupakan kakak dari wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman. Dia memiliki istri bernama Martati dan empat orang anak.

Amran mengenyam pendidikan hingga jenjang doktoral. Dia mengawali pendidikan dari Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas di tanah kelahirannya Bone.

Dia melanjutkan pendidikan Sarjana, Master, dan Doktoral di Universitas Hasanuddin, Makasar dengan mengambil jurusan Ilmu Pertanian.

Setelah lulus sarjana pada tahun 1994, Amran bekerja di PT Perkebunan Nusantara XIV sebagai kepala operasi lapangan pabrik gula.

Usai bekerja selama lebih kurang 15 tahun di pabrik gula dengan jabatan terakhir kepala logistik. Amran memutuskan untuk berdikari dengan merintis bisnis produksi racun tikus yang dipatenkan dengan nama Tiran, singkatan dari Tikus diracun Amran.

Selain itu, perusahaan miliknya yang dia beri nama PT. Tiran Indonesia juga merambah sejumlah lini bisnis mulai dari tambang emas dan timah hitam, perkebunan tebu dan sawit, hingga tambang nikel.

Selanjutnya, pada periode pertama pemerintahan Presiden Jokowi, Amran diangkat menjadi Menteri Pertanian selama satu periode penuh tanpa pernah diganti sejak 2014 hingga 2019.

Selama menjabat, Kementerian Pertanian memiliki target swasembada empat komoditas pangan yaitu beras, jagung, kedelai, dan gula.

Amran dikenal memiliki kedekatan pribadi dengan Andi Syamsudin Arsyad alias Haji Isam, pengusaha sukses asal Kalimantan Selatan pemilik PT Jhonlin Agro Mandiri.

Mantan Kepala Desa Mappesangka, Andi Rasdi Sumange, mengatakan bahwa Amran dan Isam memiliki tali kekeluargaan, dan masih terhitung sepupu. Amran juga pernah menganalogikan kedekatan keduanya dengan hubungan suami istri.

Saat Amran menjabat sebagai Mentan pada periode sebelumnya, Haji Isam menerima konsesi perkebunan tebu dari pemerintah.

Haji Isam merupakan wakil bendahara dalam tim kampanye Jokowi-Ma’aruf pada tahun 2018 lalu. Dia hadir dalam tim sukses Jokowi-Ma’aruf dengan cukup mengejutkan.

Sebab, mulanya dia adalah Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN yang menempuh haluan berbeda dengan partainya, kala itu PAN secara resmi bergabung dengan koalisi Prabowo-Sandiaga.

Baca juga artikel terkait URGENT atau tulisan lainnya dari Balqis Fallahnda

tirto.id - Politik
Kontributor: Balqis Fallahnda
Penulis: Balqis Fallahnda
Editor: Alexander Haryanto