tirto.id - Girl group Baby DONT Cry atau bisa disingkat BDC telah melangsungkan debut resmi pada 23 Juni 2025. Lantas, siapa saja 4 anggota Baby DONT Cry?
Baby DON’T Cry merupakan grup baru besutan P Nation. Mereka melangsungkan debut dengan single perdananya berjudul "F Girl"lengkap dengan video musiknya.
Single “F Girl” menampilkan suara khas Baby DONT Cry, yakni “Baby Rock” yang mengkolaborasikan visual menyenangkan dan polos dengan kepercayaan diri. Mereka hadir dengan orisinalitas khas yang tidak dimiliki girl group lainnya.
Lagu “F Girl” menunjukkan sikap berani grup, yang mendobrak standar kaku yang menilai orang berdasarkan nilai dan angka. Single ini dianggap mampu menyampaikan pesan kuat, “Hargai Aku Apa Adanya.”
Selain merilis single terbaru dalam rangkaian debutnya, P Nation juga meluncurkan sejumlah akun media sosial resmi grup. Penggemar Baby DON’T Cry bisa mengenal lebih dalam grup baru ini dengan mengikuti sejumlah akun media sosial grup ini.
Profil dan Biodata 4 Member Baby DONT Cry
Untuk mengenal lebih dalam masing-masing member Baby DONT Cry, para penggemar girl group ini bisa menyimak profil dan biodata 4 member Baby DON’T Cry berikut ini.
Siapa saja member Baby DON’T Cry besutan P Nation ini? Simak selengkapnya di sini:
1. Yihyun
Yihyun merupakan salah satu member Baby DON’T Cry. Ia juga menjadi leader grup dan member tertua grup ini. Member yang lahir di Korea Selatan ini punya MBTI INFJ.Ia lahir di Bundang-gu, Seongnam, Gyeonggi-do, Korea Selatan pada 11 April 2006. Yihyun diumumkan sebagai anggota pertama BDC pada 10 Juni 2025.
Sebelumnya Yihyun sudah terjun di industri hiburan. Ia sempat muncul di Fantastic Duo dan seorang kontestan di acara WE KID. Selain itu, Yihyun juga seorang artis cilik di bawah naungan J&K Entertainment.
2. Kumi
Member Baby DON’T Cry selanjutnya bernama Kumi. Ia lahir di Jepang, 30 Agustus 2007. Berdasarkan informasi laman Kpoping, Kumi memiliki MBTI ISFJ.Posisi Kumi di grup sebagai rapper. Ia diumumkan sebagai anggota kedua pada tanggal 11 Juni 2025. Sebelumnya Kumi telah menghadiri Akademi NEXTinDANCE.
Kumi memiliki mimpi masa kecil menjadi seorang penata rias. Selain itu, ia juga merasa senang saat bernyanyi dan menari.
Saat audisi pertama, Kumi menyanyikan lagu “ANTIFRAGILE” dari LE SSERAFIM. Kumi menguasai bahasa Jepang dan Korea.
3. Mia
Mia menjadi member Baby Don’t Cry selanjutnya. Ia lahir di Hokkaido, Jepang pada 3 September 2007. Berdasarkan laman Kpoping, Mia mempunyai MBTI ESFJ.Ia diresmikan dan diumumkan sebagai anggota ketiga BDC pada 12 Juni 2025. Sebelumnya Mia juga menghadiri Akademi NEXTinDANCE.
Ketika masih kecil, ia bermimpi untuk menjadi seorang kasir di supermarket. Mia juga merasa sangat bersemangat ketika bernyanyi atau menari.
Saat audisi pertama, Mia menyanyikan lagu “Ditto” dari NewJeans. Mia mendeskripsikan dirinya sebagai pembuat suasana hati grup.
4. Beni
Beni merupakan member termuda di Baby DON’T Cry. Ia lahir di Iksan, Jeollabuk-do, Korea Selatan pada 23 Desember 2008. Melansir laman Kpoping, Beni punya MBTI INTJ.Ia diumumkan sebagai anggota keempat pada 13 Juni 2025. Beni sudah berlatih di bawah naungan P Nation selama 6—7 tahun.
Beni dinyatakan lolos babak final audisi P NATION pada bulan Februari 2019. Mia juga pernah bersekolah di Akademi Musik Ib di Iksan.
Sejak kecil, Mia sangat menyukai menari. Bahkan ia percaya diri dalam melakukan yang terbaik. Saat audisi pertama, Beni menyanyikan lagu “Count on Me” dari Connie Talbot pada audisi pertamanya.
Fakta-Fakta Menarik tentang Baby DONT Cry Grup Baru P Nation
Fakta menarik tentang Baby DON’T Cry dapat diketahui untuk mengenali grup yang baru saja debut ini. Grup Baby DON’T Cry merupakan girl group pertama agensi P Nation.
Girl group ini meluncurkan single perdananya lengkap dengan video musiknya. Sejak debutnya, Baby DON’T Cry memiliki berbagai fakta menarik. Apa saja fakta menarik Baby DON’T Cry?
1. Girl Grup Pertama Agensi P Nation
Baby DON’T Cry merupakan grup pertama yang diluncurkan oleh agensi P Nation, yang merupakan agensi milik PSY. Sebelumnya agensi ini dikenal melalui artis-artis solo dan grup pria.Peluncuran Baby DON’T Cry menjadi girl group adalah hal yang sudah dinanti-nantikan. Bahkan para member Baby DON’T Cry sudah melalui masa training selama lima tahun, sebelum grup ini benar-benar meluncurkan debutnya. Tak heran jika promosi girl group ini begitu kuat.
2. Diproduseri oleh Jeon Soyeon (G)I-Dle
Debut Baby DON’T Cry diproduseri langsung oleh Jeon Soyoen dari (G)I-Dle. Nama Soyeon sudah dikenal luas di dunia industri musik dan kreatif KPop.Keterlibatan Soyeon secara langsung dalam debut Baby DON’T Cry dipercaya mampu meningkatkan antusiasme publik. Nuansa dari single perdana Baby DON’T Cry menampilkan konsep vintage, feminin, dan penuh gaya.
3. Tersandung Kontroversi sebelum Debut
Baru-baru ini Baby DON’T Cry sempat mengalami kontroversi. Kontroversinya terkait dengan pemasaran girl group Baby DON’T Cry.Sebelum debut, Baby DON’T Cry merilis teaser video musik yang kini sudah dihapus. Melansir laman Soompi, kontroversinya berasal dari sebuah scene yang menunjukkan seorang member Baby DON'T Cry meletakkan sebuah benda yang diduga mirip dengan bungkus kondom di konter toko swalayan.
Kontroversi terjadi karena tiga dari empat anggota grup Baby DON’T Cry merupakan anak di bawah umur. Oleh karena itu, agensi P Nation menuai banyak kritikan karena teaser itu terlihat sugestif. Ditambah dengan adanya implikasi negatif dari judul lagu “F Girl” dan logo ceri grup.
P Nation kemudian menanggapi kontroversi tersebut dengan merilis sebuah pernyataan dalam bahasa Inggris. Dalam pernyataan tersebut, P Nation menyampaikan permohonan maaf yang tulus atas kekhawatiran yang disebabkan oleh video musiknya.
Disebutkan bahwa single berjudul “F Girl” berisi pesan untuk merangkul diri sendiri secara orisinal dan bergerak melampaui standar yang dipaksakan dari luar, seperti nilai huruf A-F atau label. Adegan pembuka dalam teaser 1 “F Girl” bermaksud untuk menyampaikan nada ceria.
Nada ceria tersebut disimbolkan dengan mengunyah permen karet dan memegang permen lollipop. P Nation menegaskan tidak ada niat untuk menampilkan unsur sensual dalam adegan tersebut.
Kendati demikian, untuk menghindari kesalahpahaman lebih lanjut, P Nation memutuskan untuk menghapus adegan yang dipermasalahkan dalam video musik “F Girl”. P Nation menunjukkan komitmennya untuk menjaga dan melindungi reputasi girl group besutan mereka ini.
Penulis: Nurul Azizah
Editor: Lucia Dianawuri
Masuk tirto.id






























