Menuju konten utama
IPS Sosiologi

Prinsip-Prinsip dalam Upaya Membangun Harmoni Sosial

Apa saja prinsip-prinsip dalam upaya membangun harmoni sosial? Baca terus artikel di bawah untuk mengetahui penjelasan selengkapnya.

Prinsip-Prinsip dalam Upaya Membangun Harmoni Sosial
Petugas membagikan bantuan sosial tambahan berupa 10 kilogram beras kepada warga di Kelurahan Harapan Jaya, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (5/8/2021). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/wsj.

tirto.id - Harmoni sosial merupakan komponen penting untuk menciptakan lingkungan masyarakat yang sehat dan damai. Upaya membangun harmoni sosial melibatkan peran setiap lapisan masyarakat.

Selain itu, ada prinsip-prinsip yang perlu diperhatikan dalam membangun harmoni sosial. Menurut para ahli setidaknya ada tiga prinsip harmoni sosial yang perlu diterapkan.

Ketiga prinsip harmoni sosial itu antara lain kohesi integrasi sosial, inklusi sosial, dan kohesi sosial. Ketiga prinsip ini penting dipelajari dan biasanya dibahas dalam ilmu sosiologimateri harmoni sosial kelas 11.

Materi harmoni sosial sosiologi ini tidak hanya membahas soal prinsip, tetapi juga serangkaian upaya untuk membangun harmoni sosial.

Apa Saja Prinsip dalam Upaya Membangun Harmoni Sosial?

Istilah harmoni sosial banyak digunakan untuk menggambarkan masyarakat yang heterogen dan hidup bersama dengan stabil.

Rayini Dahesihsari dalam Komunikasi Akomodatif untuk Mewujudkan Harmoni Sosial (2019) menyebut bahwa harmoni sosial adalah ekspresi konkret dari sila ketiga Pancasila.

Artinya, sebuah masyarakat yang bersatu, damai, dan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa dikaitkan sebagai bentuk harmoni sosial.

Sebuah harmoni sosial bisa tercipta dengan menerapkan beberapa prinsip. Menurut Purwasih dan Pratiwi dalam Sosiologi untuk SMA Kelas XI (2021), ada tiga prinsip harmoni sosial, yaitu integrasi, inklusi, dan kohesi sosial.

Prinsip harmoni sosial adalah fondasi yang penting dalam menciptakan menciptakan masyarakat yang damai, beradab, dan berkelanjutan.

Berikut penjelasan ketiga prinsip dalam upaya membangun harmoni sosial

1. Prinsip integrasi sosial

Prinsip integrasi sosial merujuk pada proses kesatuan berbagai aspek secara utuh dalam lingkup masyarakat. Prinsip integrasi sosial dapat diterapkan dengan memelihara kesatuan dan keseimbangan dalam masyarakat.

Integrasi sosial bermanfaat dalam upaya membangun harmoni sosial, karena dapat:

    • mengendalikan konflik;
    • menyatukan unsur-unsur dalam masyarakat;
    • menekan terjadinya penyimpangan sosial suatu sistem.

2. Prinsip inklusi sosial

Prinsip inklusi sosial juga penting dalam upaya membangun harmoni sosial. Inklusi sosial adalah proses membuka peluang terhadap sumber daya dan layanan masyarakat kepada semua individu tanpa diskriminasi.

Prinsip inklusi sosial diperlukan dan penting dalam:

    • meningkatkan partisipasi sosial;
    • menciptakan lingkungan masyarakat tanpa diskriminasi;
    • mengurangi kesenjangan sosial.

3. Prinsip kohesi sosial

Prinsip kohesi sosial adalah bentuk rasa persatuan dan solidaritas masyarakat. Prinsip ini penting untuk diterapkan jika ingin membangun harmoni sosial.

Beberapa tujuan menerapkan prinsip kohesi sosial antara lain:

    • memperkuat rasa persatuan dan kebersamaan masyarakat;
    • membangun hubungan ikatan antarindividu dan kelompok.

Apa Saja Upaya Membangun Harmoni Sosial?

Selain menerapkan prinsip, harmoni sosial juga bisa dicapai dengan serangkaian upaya nyata.

Dikutip dari Modul Ajar di situs Ayo Guru Berbagi Kemendikbud, berikut beberapa upaya dalam membangun harmoni sosial:

1. Menyebarluaskan informasi dengan kampanye sosial

Salah satu upaya membangun harmoni sosial adalah dengan menyebarluaskan informasi persatuan sosial. Langkah ini bisa diwujudkan dengan berpartisipasi dalam kampanye sosial.

Kampanye sosial adalah alat yang sangat efektif untuk menyampaikan pesan-pesan persatuan kepada masyarakat. Pesan-pesan persatuan yang bisa disebarkan bisa terkait toleransi, gotong royong, dan nilai-nilai inklusi.

Kampanye sosial dapat diselenggarakan menggunakan media mainstream, seperti media sosial, iklan platform digital, televisi, dan sebagainya.

2. Melakukan dialog dan audiensi publik

Upaya membangun harmoni sosial lainnya adalah melakukan dialog dan audiensi publik. Dialog dan audiensi publik memungkinkan terciptanya ruang percakapan yang jujur dan terbuka antar berbagai kelompok masyarakat.

Melalui dialog dan audiensi publik setiap kalangan dapat berbicara tentang pengalaman, kekhawatiran, dan harapan mereka. Upaya ini juga bisa dimanfaatkan para pemangku kepentingan untuk mengidentifikasi solusi dari permasalahan sosial yang ada.

3. Melakukan kolaborasi dalam perawatan sosial

Kolaborasi dalam perawatan sosial juga menjadi upaya penting dalam membangun harmoni sosial. Kolaborasi dalam perawatan sosial bisa dilakukan bisa melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

Artinya, upaya membangun harmoni sosial bukan hanya dilakukan oleh lembaga swadaya masyarakat (LSM) atau pemerintah saja. Masyarakat sipil juga ikut andil dalam terciptanya harmoni sosial.

4. Melakukan kerja sama dalam filantropi sosial

Filantropi sosial adalah upaya memberi dukungan finansial atau sumber daya lainnya untuk tujuan sosial. Kerjasama dalam filantropi sosial menjadi langkah yang tepat untuk membangun harmoni sosial.

Hal ini karena dukungan finansial dan sumber daya tersebut bukan hanya membantu masyarakat terpinggirkan, tetapi juga meningkatkan rasa solidaritas antar kelompok dan individu.

Baca juga artikel terkait SOSIOLOGI atau tulisan lainnya dari Yonada Nancy

tirto.id - Pendidikan
Penulis: Yonada Nancy
Editor: Dhita Koesno