tirto.id - Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr, akan mempertahankan menteri perdagangan, keuangan, anggaran, dan perencanaan ekonomi. Sementara itu, Marcos bakal mengganti menteri luar negeri dalam rangka perombakan kabinet.
Perubahan tersebut setelah Marcos meminta seluruh sekretaris kabinetnya untuk mengundurkan diri menyusul kinerja pemerintahan yang mengecewakan dalam pemilihan tengah waktu pekan lalu.
“Presiden memutuskan mempertahankan kelima anggota tim ekonomi tersebut agar tidak ada lagi masalah persepsi tentang arah negara ini,” ujar Sekretaris Eksekutif Filipina, Lucas Bersamin, dikutip dari BBC, Sabtu (24/5/2025).
Menteri Luar Negeri Enrique Manalo akan digantikan oleh bawahannya, Theresa Lazaro, yang akan mulai menjabat pada tanggal 31 Juli. Manalo sendiri ditunjuk sebagai perwakilan tetap Filipina di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup akan digantikan oleh Menteri Energi. Bersamin menjelaskan peninjauan kinerja kabinet masih berlangsung dan keputusan selanjutnya akan diumumkan seiring waktu.
“Akan ada lebih banyak tindakan yang akan diambil,” katanya.
Perombakan kabinet ini secara luas dipandang sebagai upaya Marcos untuk mereset agenda politik sekaligus menegaskan otoritasnya pada paruh kedua masa jabatan enam tahunnya, setelah pemilihan tengah waktu yang berat serta menurunnya tingkat persetujuan publik terhadapnya.
Penulis: Auliya Umayna Andani
Editor: Intan Umbari Prihatin
Masuk tirto.id


































