Menuju konten utama
Kualifikasi Piala Dunia 2026

Prediksi Line-up Timnas Indonesia WCQ 2026, Siapa Kiper Utama?

Maarten Paes berpeluang menggantikan Emil Audero sebagai kiper utama Timnas Indonesia. Bagaimana dengan prediksi line-up melawan Arab Saudi?

Prediksi Line-up Timnas Indonesia WCQ 2026, Siapa Kiper Utama?
Penjaga gawang Timnas Indonesia Marteen Vincent Paes menangkap bola saat melawan Timnas Arab Saudi pada pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (19/11/2024). Indonesia berhasil mengalahkan Arab Saudi dengan skor 2-0. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/Lmo/Spt.

tirto.id - Prediksi line-up Timnas Indonesia di laga WCQ 2026 melawan Arab Saudi dan Irak akan menarik menanti siapa kiper utama Garuda. Setelah Emil Audero dipastikan absen, posisi penjaga gawang berpeluang ditempati Maarten Paes.

Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Arab Saudi dan Irak di laga ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Laga melawan Arab Saudi digelar pada Kamis 9 Oktober pukul 00.15 WIB, disusul melawan Irak pada Minggu 12 Oktober pukul 02.30 WIB. Dua laga tersebut akan dimainkan di Jeddah, Arab Saudi.

Sayangnya jelang dua laga menentukan itu Indonesia harus kehilangan Emil Audero. Kiper milik Cremonese itu absen karena mengalami cedera. Fakta bahwa Audero adalah kiper utama timnas dalam empat laga terakhir akan membuat persaingan menjadi terbuka.

Audero tercatat selalu bermain di dua laga terakhir ronde 3 WCQ 2026 melawan Cina dan Jepang. Lalu pada dua jadwal berikutnya melawan Cina Taipei dan Lebanon di laga uji coba bulan September, Patrick Kluivert juga selalu memainkan Audero.

Tapi kini Indonesia tidak lagi bisa berharap pada ketangkasan Audero di Jeddah. Empat nama pengganti telah disiapkan Kluivert dan Sjoerd Woudenberg sebagai pelatih kiper. Selain Paes juga ada Ernando Ari, Nadeo Argawinata, dan Reza Arya Pratama.

"Setelah menjalani MRI, ia (Audero) memastikan tidak bisa tampil di putaran keempat melawan Arab Saudi dan Irak. Ini tentu sebuah kehilangan besar, karena menurut saya kualitas Emil sebagai penjaga gawang sangat bagus. Melihat penampilan terakhirnya, ini benar-benar menjadi pukulan bagi tim," kata Kluivert dikutip dari laman Kita Garuda.

Lalu, siapa yang lebih berpeluang menggantikan Audero? Secara hierarki, Paes dan Audero merupakan kiper utama timnas. Ketika Audero absen, Paes bisa menggantikan. Begitu pula di laga melawan Cina saat Paes absen karena akumulasi kartu kuning, Audero yang maju dibandingkan Ernando, Nadeo, atau Reza.

Secara statistik pun Paes tidak tergantikan sejak menjadi bagian skuad Garuda. Dari delapan laga pertama ronde 3, Paes sama sekali tidak tergantikan. Tidak mengherankan karena kiper milik FC Dallas itu mampu mencatatkan tiga clean sheets melawan Australia (matchday 2), Arab Saudi (matchday 6), dan Bahrain (matchday 8).

Dalam delapan pertandingan itu, menurut catatan statistik laman FBREF, Paes membuat 22 saves dari 34 shots on target yang mengarah ke gawangnya. Persentasenya mencapai 62 persen yang menjadi statistik apik bagi pemain berusia 27 tahun itu. Walau di sisi lain Paes kebobolan 14 gol atau 1,8 gol per laga.

Jika ada hal yang bisa mengganjal Paes bermain melawan Arab Saudi adalah karena ia baru sembuh dari cedera. Paes terakhir kali bermain pada 27 Juli lalu melawan New York City. Setelahnya Paes absen di tujuh pertandingan sebelum kembali ke bangku cadangan melawan LA Galaxy pada 5 Oktober.

Hanya saja, Paes punya kenangan bagus dalam dua pertandingan melawan Arab Saudi di ronde 3. Pertama saat ia menepis sepakan penalti Salem Al-Dawsari di Jeddah yang turut memastikan Indonesia bermain imbang 1-1. Kedua adalah saat Paes menorehkan clean sheets dengan kemenangan 2-0 di Jakarta.

Di sisi lain Ernando dan Nadeo tentu akan berusaha keras membuktikan bahwa mereka dalam kondisi yang lebih fit dari Paes. Nando sejauh ini memiliki 13 caps dan bermain di empat laga WCQ 2026 ronde 1 dan ronde 2.

Selama bermain, Nando kebobolan 18 gol atau rata-rata 1,4 gol per laga. Di sisi lain Nando mampu menorehkan lima clean sheets.

Nadeo sendiri total memiliki 24 caps walau hanya dua kali ia bermain di WCQ 2026. Nadeo memiliki catatan kebobolan 30 gol atau 1,3 gol per laga. Kiper milik Borneo FC itu juga mencatatkan sembilan clean sheets.

Keduanya tentu akan berebut tempat sebagai kiper utama. Performa di Super League 2025-26 juga mendukung saat Nando punya statistik dua clean sheets dan kebobolan lima gol dari enam laga bersama Persebaya Surabaya. Nadeo sendiri lebih tangguh dengan catatan tiga clean sheets dan kebobolan tiga gol dari enam laga.

Lalu, bagaimana dengan Reza? Status sebagai kiper nomor empat bisa membuat kans Reza bermain sangat tipis. Apalagi Reza belum pernah menjalani debut bersama timnas sehingga namanya bisa sedikit dipinggirkan dari persaingan kiper utama.

Kemudian dari posisi bek, formasi yang dipakai Kluivert akan sangat menentukan. Timnas bisa bermain dengan skema tiga maupun empat bek di laga nanti.

Jika bermain dengan tiga bek, trio Rizky Ridho, Jay Idzes, dan Justin Hubner rasanya masih menjadi pilihan terbaik. Kekompakan tiga pemain tersebut tidak perlu diragukan lagi. Selama WCQ 2026, ketiganya pernah bermain delapan kali dengan catatan mengesankan.

Dari delapan pertandingan saat trio Ridho, Idzes, dan Hubner main bersama sejak menit awal, Indonesia mampu mencatatkan tujuh clean sheets! Catatan itu bahkan diraih melawan tim-tim hebat seperti Australia, Arab Saudi, Bahrain, dan Cina selama ronde 3. Tiga clean sheets lain terjadi di ronde 2 melawan Filipina dan dua laga kontra Vietnam.

Hanya Jepang yang bisa membongkar ketangguhan Ridho, Idzes, dan Hubner. Momen itu terjadi di matchday 5 lalu saat Jepang menang 0-4 di Jakarta. Dengan statistik seperti itu, Kluivert rasanya harus memainkan mereka bertiga sejak menit awal.

Hanya saja Kluivert selalu memainkan skema empat bek di dua laga uji coba September 2025 melawan Cina Taipei dan Lebanon. Saat bertemu Cina Taipei, posisi dua bek tengah diisi Ridho dan Jordi Amat. Sedangkan melawan Lebanon ditempati Idzes dan Kevin Diks.

Sementara itu posisi lainnya seperti wingback kemungkinan akan diisi Diks di sisi kanan dan Calvin Verdonk di kiri. Lalu posisi dua gelandang bisa dimainkan Joey Pelupessy bersama Thom Haye.

Hal menarik lain tentu tiga posisi di depan. Para pemain seperti Yakob Sayuri, Ragnar Oratmangoen, Egy Maulana Vikri, Miliano Jonathans, Ricky Kambuaya, Stefano Lilipaly, Beckham Putra, maupun Eliano Reijnders bisa menjadi opsi. Absennya Marselino Ferdinan memang membuat dua posisi tersebut menjadi lebih terbuka.

Terakhir dari lini depan, Ole Romeny akan diharapkan fit melawan Arab Saudi. Jika tidak, Kluivert hanya bisa mengandalkan Ramadhan Sananta atau Mauro Zijlstra sebagai ujung tombak yang belum teruji ketajamannya selama WCQ 2026.

Prediksi Line-Up Timnas Indonesia vs Arab Saudi

Indonesia (3-4-2-1): Maarten Paes; Rizky Ridho, Jay Idzes, Justin Hubner; Kevin Diks, Calvin Verdonk, Joey Pelupessy, Thom Haye; Ragnar Oratmangoen, Miliano Jonathans; Ole Romeny. Pelatih: Patrick Kluivert

Baca juga artikel terkait KUALIFIKASI PIALA DUNIA 2026 atau tulisan lainnya dari Wan Faizal

tirto.id - Olahraga
Kontributor: Wan Faizal
Penulis: Wan Faizal
Editor: Permadi Suntama