Menuju konten utama

Pramono Sebut Kasus Manipulasi Foto AI di Kalisari Bukan Pertama

Pramono mengaku sudah menjatuhkan sanksi kepada pelaku PPSU yang telah melakukan aksi berulang dan mencopot Lurah Kalisari, Siti Nur Hasanah.

Pramono Sebut Kasus Manipulasi Foto AI di Kalisari Bukan Pertama
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan keterangan pers kepada para wartawan di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (30/3/2026).

tirto.id - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkap para pelaku yang melakukan praktik manipulasi foto berbasis kecerdasan buatan (AI) dalam merespons aduan masyarakat di Kalisari, Pasar Rebo, bukan kali pertama. Artinya, pelaku sudah melakukan hal yang sama dalam kesempatan sebelumnya.

“Tetapi kasus di Kalisari itu ternyata bukan kasus yang pertama kali dan yang melakukan adalah orang yang sama,” kata Pramono di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (9/4/2026).

Pramono menyebut berulangnya kejadian ini menandakan kontrol yang kurang baik dari penanggung jawab. Saat ini, pihaknya juga sudah mengetahui identitas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dan Lurah Kalisari, Siti Nur Hasanah, sudah dicopot dari jabatannya.

“Termasuk Kasi (kepala seksi)-Kasinya. Kami memberikan hukuman yang akan dikeluarkan oleh Inspektorat karena ini adalah wajah Jakarta, ini adalah kepercayaan tentang Jakarta. Kami mengambil tindakan tegas dan untuk itu tidak boleh terulang kembali,” kata Pram.

Pramono juga berencana memanggil semua petugas yang berkaitan dengan JAKI untuk mengadakan town hall membahas kasus yang terjadi, termasuk memastikan agar kasus yang sama tidak terulang di masa depan.

“Saya akan menyampaikan dan memberikan memperingatkan kepada siapa pun yang akan melakukan itu sekali lagi, kami tidak akan memberikan maaf. Jadi langsung kami berhentikan,” katanya.

Untuk diketahui, kasus ini bermula dari laporan warga terkait parkir liar di Jalan Damai yang masuk melalui aplikasi JAKI. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh petugas PPSU di lapangan.

Namun, dalam proses pelaporan balik di aplikasi, petugas justru mengunggah foto hasil rekayasa AI yang menggambarkan seolah-olah kondisi di lokasi sudah tertib dan tidak ada lagi kendaraan yang parkir sembarangan di badan jalan.

Adapun aksi ini viral unggahan di media sosial yang menunjukkan seorang petugas PPSU menggunakan teknologi AI dalam merespons laporan warga terkait parkir liar di Jalan Damai, Kelurahan Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Dalam unggahan tersebut, petugas PPSU yang mengenakan seragam oranye terlihat melakukan penanganan di lokasi.

Namun, setelah melalui proses berbasis AI, tampilan visual petugas mengalami perubahan, termasuk perbedaan atribut pakaian serta hilangnya beberapa kendaraan dalam gambar hasil olahan.

Perbedaan mencolok antara kondisi nyata dan hasil visualisasi AI inilah yang kemudian memicu reaksi keras dari masyarakat.

Warga internet (warganet) atau netizen menilai tindakan tersebut sebagai bentuk manipulasi data dan tidak mencerminkan kondisi lapangan yang sebenarnya.

Baca juga artikel terkait DKI JAKARTA atau tulisan lainnya dari Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Flash News
Reporter: Rahma Dwi Safitri
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Andrian Pratama Taher