tirto.id - Presiden Prabowo Subianto, mengaku aktif memantau harga pangan melalui komunikasinya dengan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman. Bahkan, dia menyebut hampir menghubungi Mentan Amran tiap malam untuk memastikan stabilitasnya.
"Hampir tiap malam saya telpon Menteri Pertanian bagaimana harga daging hari ini. Gabah kering panen berapa?" kata Prabowo, dalam wawancaranya bersama tujuh jurnalis dari tujuh media di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (6/3/2025).
Menurut Prabowo, keamanan pangan mesti dijaga untuk menghindari gejolak krisis pangan seperti yang terjadi pada tahun 1960-an. Dia pun memberikan perhatian khusus pada stabilitas harga selama bulan suci Ramadhan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah.
"Alhamdulillah saya presiden lebaran pertama harga-harga aman, saya sangat merasa bahagia," ucap Prabowo.
Di sisi lain, Prabowo mengaku kaget atas capaian pemerintahannya dalam 150 hari pertama masa kerja. Dia perpendapat capaian ini berasal dari kinerja jajaran kabinetnya yang dinilainya berkinerja baik dan saling melengkapi satu sama lain.
"Jadi, 150 hari pencapaian kita banyak. Saya saja kaget dengan capaian kita (pemerintah). Ini hasil kerja keras tim saya. Saya merasa ada semangat dari menteri-menteri yang saya pilih untuk berprestasi. Saling mengisi," tutur Prabowo.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto, mengeklaim baru kali ini harga pangan terkendali setelah bertahun-tahun tidak terkendali. Dia juga menyinggung banyak negara yang kini kekurangan beras sehingga harga bahan pokok itu melonjak.
"Kita (Indonesia) dalam pertama kami harga-harga pangan terkendali. Ini juga saya ucapkan terima kasih kepada tim pertanian di bawah koordinasi Menko Pangan," ucap Prabowo saat panen raya padi bersama di Randegan Wetan, Jati 7, Majalengka, Jawa Barat, Senin (7/4/2025).
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id







































