Menuju konten utama

Prabowo Sebut MBG & Dana Desa Bikin Rp10,8 M Beredar di Desa

Prabowo optimistis kehadiran MBG dan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bisa membangkitkan ekonomi Indonesia.

Prabowo Sebut MBG & Dana Desa Bikin Rp10,8 M Beredar di Desa
Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan pada kegiatan penyerahan denda administratif dan lahan kawasan hutan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (13/5/2026). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/tom.

tirto.id - Presiden Prabowo Subianto menyebut dana yang mengalir di desa mencapai Rp10,8 miliar di desa. Angka ini didukung dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan program Dana Desa.

Mulanya, Prabowo bercerita pemerintah memberikan dana Rp1 miliar per desa lewat program Dana Desa. Ia mengaku, pemerintah memakai setengah dari uang program Dana Desa dan memberikan dana MBG untuk desa.

"Sebelum ada MBG, kita kirim 1 miliar rupiah dana desa. Dengan MBG kita tambah 10 miliar. Kita pakai dulu uang dana desa, kita pakai dulu 500 juga ya, tapi 6 tahun akan kembali," kata Prabowo dalam saat peresmian operasionalisasi koperasi desa dan kelurahan merah putih di Nganjuk, Jawa Timur dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (16/5/2026).

Prabowo mengklaim, perputaran dana di desa meningkat sejak kehadiran program MBG. Ia pun mengatakan, Indonesia akan menjadi negara besar lewat program yang digagasnya itu.

"Artinya adalah bahwa tiap hari di desa beredar uang. 3.000 kali 15 ribu rupiah, 45 juta rupiah tiap hari, tiap hari dan di situ adalah 15, 5 hari seminggu, kali 4, 20 hari kali 45 juta, 45 juta dikali 20. Berarti 900 juta tiap bulan. Kali 12, 12 kali 900 juta, 10 miliar. Rp10,8 miliar beredar di desa itu," ujar Prabowo.

Menurutnya, dengan adanya program MBG ini, produsen-produsen bahan makanan di desa akan hidup karena tersalurkan melalui program MBG.

"Satu desa 10,8 miliar beredar di situ. Artinya, yang tanam ikan lele bisa dijual, yang tanam bawang merah bisa dijual, yang bikin tempe bisa terbeli, yang jual telur laku semua. Semua produsen di desa itu hidup! Bahkan kita bisa patahkan biaya logistik, nggak usah jauh-jauh ke pasar, pasarnya ada di desa dia sendiri. Ini adalah dampak dari MBG. Sekian ratus triliun akan beredar di desa-desa, kelurahan-kelurahan, kabupaten-kabupaten, ratusan triliun," tutur Prabowo.

Mantan Menteri Pertahanan itu optimistis kehadiran MBG dan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bisa membangkitkan ekonomi Indonesia. Namun, Prabowo mengakui kehadiran program pemerintah, terutama MBG, akan membawa masalah bagi para kepala daerah. Ia pun mengaku akan menertibkan pelaksanaan MBG.

"Sekarang saya kira sudah jujur para kepala desa, para bupati sudah mulai merasakan. Ke depan akan lebih merasakan bahwa banyak masalah iya, bahwa banyak tantangan benar. MBG banyak masalah, kita harus tertibkan manusia Indonesia ya," kata Prabowo.

Praboow menyebut banyak penyakit yang harus dihadapi dari program MBG, salah satunya pejabat yang terlena karena uang. Ia pun menjamin akan menindak tegas pejabat yang nakal.

"Kita mengerti lah ya, penyakit kita harus kita berani hadapi, harus kita berani bicarakan bahwa banyak di antara unsur-unsur pimpinan kita hatinya tidak kuat, integritasnya tidak kuat, imannya tidak kuat, berurusan dengan uang dia lupa, tapi saya sudah katakan, pemerintahan saya tidak ragu-ragu, siapa pun yang melanggar, yang menyimpang, yang menyalahgunakan kewenangan akan kita tertibkan, kita bersihkan, kita copot dari jabatan," ucap Prabowo.

Baca juga artikel terkait DESA atau tulisan lainnya dari Auliya Umayna Andani

tirto.id - Flash News
Reporter: Auliya Umayna Andani
Penulis: Auliya Umayna Andani
Editor: Andrian Pratama Taher