Menuju konten utama

Prabowo Perlu Bicara Disiplin Fiskal RI di World Economic Forum

Dengan adanya pelebaran defisit APBN, pemerintah dinilai perlu meyakinkan dunia internasional bahwa pengelolaan fiskal tetap dilakukan secara prudent.

Prabowo Perlu Bicara Disiplin Fiskal RI di World Economic Forum
Chief Economist Trimegah Sekuritas Indonesia, Fakhrul Fulvian saat konferensi pers di kantor Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Jakarta Pusat, Rabu (21/1/2026). tirto.id/Muhammad Naufal

tirto.id - Chief Economist Trimegah Sekuritas Indonesia Fakhrul Fulvian menilia, Presiden Prabowo Subianto perlu menekankan soal disiplin kebijakan fiskal pemerintah dalam pidatonya pada World Ecomic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss.

Pasalnya, kondisi fiskal Indonesia pada 2025 cenderung negatif, dengan posisi defisit anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) yang mendekati batas atas 3 persen dari PDB.

Penjelasan mengenai kebijakan fiskal dinilai penting untuk meyakinkan para audiens internasional bahwa APBN tetap dikelola dengan hati-hati dan prudent di tengah berbagai tekanan eksternal.

"Menunjukkan pada dunia ini Indonesia itu negara yang seperti apa. dan tentunya disiplin fiskal ini adalah hal yang sangat penting untuk dikomunikasikan," tuturnya di kantor Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Jakarta Pusat, Rabu (21/1/2026).

Selain itu, menurutnya, WEF 2026 dapat menjadi ajang untuk memamerkan posisi Indonesia di kancah global. Termasuk, soal bagaimana APBN 2026 didesain agar tetap adaptif dan dinamis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Dengan cara ini, kata Fakhrul, diharapkan persepsi investor terhadap kondisi dalam negeri akan membaik sehingga dapat turut menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

"InsyaAllah, mudah-mudahan bisa, karena itu kita sangat-sangat mengharapkan statement yang firm untuk disampaikan besok. Harus bisa menjelaskan bagaimana posisi Indonesia di tengah berbagai macam gejolak dunia yang sedang terjadi pada saat ini," sebutnya.

Baca juga artikel terkait PRABOWO SUBIANTO atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Insider
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Hendra Friana