tirto.id - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD) kembali dibuka menguat pada Kamis (6/8/2026). Seturut Bloomberg, 1 dolar AS kini berada di level Rp17.917. Rupiah bergerak menguat 5,43 poin atau 0,38 persen.
Penguatan ini membuat rupiah melanjutkan tren apresiasi mata uang Indonesia sejak Rabu (5/8) kemarin. Pada perdagangan Rabu sore kemarin, rupiah ditutup menguat ke posisi Rp17.925 per 1 USD.
Tren penguatan rupiah ini terjadi seiring deeskalasi Perang Iran-AS. Teheran dilaporkan tengah bersiap untuk menyelesaikan kesepakatan pembukaan kembali Selat Hormuz bersama Oman.
Kabar tersebut telah direspons positif oleh pasar global. Pembukaan kembali Selat Hormuz yang selama ini jadi jalur penting distribusi energi global juga telah membuat harga minyak mentah Brent kembali turun.
Kini, pada Kamis, Iran telah menyatakan bahwa kesepakatan dengan Oman terkait pembukaan dan otorisasi jalur pelayaran Selat Hormuz telah “berada di ujung kesepakatan”.
Selain itu, penguatan rupiah pada penutupan perdagangan Rabu sore kemarin juga terjadi seiring perilisan data pertumbuhan ekonomi kuartal II-2026. Seturut Antara, tingkat pertumbuhan ekonomi bergerak lebih tinggi dari ekspektasi.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Indonesia tumbuh 5,29 persen (year on year) pada triwulan II 2026. Produk Domestik Bruto (PDB) ADHK juga tercatat mencapai Rp3.576,2 triliun, meningkat dari Rp3.396,6 pada periode yang sama tahun lalu.
IHSG Hari Ini 6 Agustus 2026, Pembukaan Sesi Pagi
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini juga dibuka menguat pada pembukaan sesi perdagangan pagi hari ini. Nilai indeks terangkat ke level 6.379,918 ketika dibuka.
Seturut RTI Business, IHSG bergerak naik dan menghijau ketika dibuka. Sejauh ini, tercatat pergerakan indeks terjadi pada rentang 6.355,658 hingga 6.388,204.
Sepanjang pergerakan tersebut, 282 saham tercatat menguat, 217 saham stagnan, dan 218 saham bergerak melemah.
Sementara itu, nilai total transaksi pada awal pembukaan pasar hari ini telah mencapai Rp2,70 triliun. Nilai turnover itu didapat dari penjualan 6,74 juta saham melalui 388.745 kali transaksi.
Grafik hijau pada pembukaan IHSG pada Kamis pagi ini juga melanjutkan tren positif yang sebelumnya terjadi pada Rabu. Pada penutupan perdagangan hari Rabu sore kemarin, IHSG ditutup menguat ke level 6.351,14.
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar
Masuk tirto.id






































