Menuju konten utama

Anton Timbang ke Istana, Bagaimana Status Kasusnya di Polri?

Anton Timbang sendiri diketahui telah berstatus sebagai tersangka kasus pertambangan yang ditangani Polri.

Anton Timbang ke Istana, Bagaimana Status Kasusnya di Polri?
Anton timbang hadir diacara presiden di istana negara. x/profesor_saham
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Ketua Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra), Anton Timbang, menjadi salah satu tamu yang diterima Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jumat (31/7/2026). Anton Timbang sendiri diketahui telah berstatus sebagai tersangka kasus pertambangan yang ditangani Polri.

Dirtipidter Bareskrim Polri, Brigjen Moh. Irhamni, menyatakan hingga kini memang tidak dilakukan penahanan kepada Anton Timbang, namun kasus dipastikan tetap berjalan. Kasus tersebut sudah dinyatakan lengkap (P21) berkas perkaranya oleh jaksa penuntut umum (JPU).

“Kemudian kalau yang proses penyelidikan dan penyidikan yang sudah kami lakukan, berkasnya sudah P21. Sedang koordinasi dengan jaksa untuk pelimpahan, itu. Kami sedang berkomunikasi dengan Kejaksaan Agung di Jampidum,” ucap dia saat dihubungi wartawan, Kamis (6/8/2026).

Irhamni menerangkan Anton Timbang selalu kooperatif selama proses penanganan perkara ini. Oleh karena itu, penyidik menilai tidak ada pertimbangan sebagaimana aturan untuk melakukan penahanan kepada Anton Timbang.

“Penahanan, kan, kemarin seperti Pak Roy Suryo ya, kan, enggak ditahan tuh. Tapi kalau berkasnya, penanganan perkaranya sudah P21, mereka kooperatif, mungkin kami persiapan koordinasi dengan Kejaksaan Agung untuk dilimpahkan,” kata dia.

Terkait dengan kehadiran Anton Timbang di Istana Negara, irhamni pun enggan menanggapi banyak. Dia mengaku bahwa kehadiran Anton Timbang dalam acara kenegaraan bukan tugas pokok kepolisian untuk mengatur.

“Jadi, kalau pertanyaan yang pertama, saya tidak tahu. Kalau dia di Istana, kan, tugas pokok urusannya kan bukan di saya, di protokol Istana kali ya,” ujar Irhamni.

Diketahui, beredar sebuah foto yang memperlihatkan Presiden Prabowo Subianto bersama dengan jajaran pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di media sosial. Foto itu langsung viral karena memperlihatkan tersangka dugaan tambang ilegal Anton Timbang ada di dalam foto tersebut.

Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan pengurus Kadin Indonesia diselenggarakan pada Jumat, 31 Juli 2026 di Istana Negara, Jakarta. Dalam pertemuan itu, Presiden dan Kadin membahas arah kebijakan ekonomi nasional, peningkatan investasi, penyederhanaan regulasi, serta penguatan kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha.

Namun, usai pertemuan tersebut, perhatian publik tidak hanya tertuju pada materi pembahasan, melainkan juga pada foto bersama yang memperlihatkan seluruh peserta dengan Presiden Prabowo. Foto itu menjadi perbincangan luas di media sosial setelah warganet menyadari adanya Ketua Kadin Sulawesi Tenggara (Sultra), Anton Timbang, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Baca juga artikel terkait KASUS TAMBANG ILEGAL atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Flash News
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama