Menuju konten utama

Danantara Siapkan IPO BUMN, Ada Pegadaian hingga Angkasa Pura

Danantara menyiapkan Pegadaian, Pupuk Indonesia, Pelindo, dan Angkasa Pura untuk IPO mulai 2027 usai menjalani transformasi bisnis.

Danantara Siapkan IPO BUMN, Ada Pegadaian hingga Angkasa Pura
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) bersama COO Danantara yang juga Kepala BP BUMN Dony Oskaria (kanan) keluar ruangan usai pertemuan di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (5/8/2026). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nym.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Dony Oskaria, mengungkapkan pihaknya tengah menyiapkan sejumlah badan usaha milik negara (BUMN) untuk melantai di Bursa Efek Indonesia melalui skema initial public offering (IPO). Menurutnya, sejumlah perusahaan pelat merah memiliki kapitalisasi pasar yang besar sehingga layak menjadi emiten.

Perusahaan yang masuk dalam daftar tersebut antara lain PT Pegadaian, PT Pupuk Indonesia, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), dan PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports).

"Banyak perusahaan-perusahaan kita (BUMN) yang bagus, masih ada Pegadaian, ada Pupuk Indonesia, dan banyak, ada Pelindo, ada Angkasa Pura, dan banyak sekali perusahaan-perusahaan yang memang itu secara market cap bagus untuk kita IPO-kan," kata Dony di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, dikutip Kamis (6/8/2026).

Dony menjelaskan, rencana membawa BUMN ke pasar modal merupakan bagian dari peta jalan (roadmap) transformasi BUMN dalam lima tahun ke depan. Namun, sebelum melaksanakan IPO, Danantara akan lebih dulu menjalankan empat tahapan transformasi.

Tahap pertama adalah meninjau kembali fundamental bisnis masing-masing perusahaan. Selanjutnya, Danantara akan melakukan konsolidasi untuk memperkuat kinerja dan daya saing BUMN. Setelah itu, perusahaan akan menyusun ulang model bisnis agar lebih efisien dan bernilai tambah.

Pada tahap akhir, Danantara akan menentukan strategi penciptaan nilai (value creation), termasuk memilih perusahaan yang akan menggandeng mitra strategis, melantai di bursa, atau tetap menjadi perusahaan tertutup.

"Nanti tahun keempat baru kita bicara mengenai value creation. Mana yang akan kita strategic partnership, mana yang akan kita IPO, mana yang tetap tertutup. Kemudian yang terakhir baru kita menjadikan itu financial target yang lebih tinggi lagi,” kata Dony.

Melalui tahapan tersebut, Danantara menargetkan proses IPO BUMN mulai dilakukan pada 2027.

Meski demikian, Dony belum mengungkapkan target jumlah BUMN yang akan melantai di bursa maupun sasaran peningkatan laba yang ingin dicapai melalui roadmap tersebut.

“Nanti akan kita publish angkanya,” pungkas Dony.

Baca juga artikel terkait LATEST NEWS atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Flash News
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Hendra Friana