Menuju konten utama

Prabowo Minta Dandim hingga Menteri Pungut Sampah sebelum Kerja

Prabowo menegaskan dirinya meminta seluruh jajaran untuk korve atau kerja bakti karena tidak mau lihat plastik atau sampah di kantor pemerintah dan BUMN.

Prabowo Minta Dandim hingga Menteri Pungut Sampah sebelum Kerja
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan taklimat dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). Forum yang dihadiri jajaran pemerintah pusat, pemerintah daerah, pimpinan DPRD, TNI, Polri, Kejaksaan, BIN, dan BPS tersebut bertujuan memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam mengimplementasikan program prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/rwa.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Presiden Prabowo Subianto menilai, Indonesia tengah menghadapi masalah serius saat ini, yakni kelebihan muatan (over capacity) sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Namun, sampah yang telah menjadi momok Indonesia sejak lama tidak bisa dirampungkan dengan caci-maki, teriak-teriak, hingga ejekan.

Sebagai langkah konkret, Prabowo meminta para bupati, gubernur, Komandan Distrik Militer (Dandim), Komandan Resor Militer (Danrem), aparat kepolisian, hingga para pegawai BUMN untuk melaksanakan korve (kerja bakti), gotong royong, atau tugas tambahan untuk membersihkan dan merapikan lingkungan secara bersama-sama, yang rutin dilakukan di lingkungan militer, kepolisian, instansi, atau pendidikan.

“Apa salahnya kalau bupati dan gubernur tidak bisa saya perintah, dandim, danrem, saya perintahkan kau gerakan anak buahmu. Korve tiap hari atau tiap berapa hari. Korve, korve, korve! Kepolisian, kerahkan. Korve, korve, korve! Danantara, semua BUMN, ribuan anak buahnya, korve!” seru Prabowo, dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/1/2026).

“Saya tidak mau lihat plastik atau sampah di sekitar kantor-kantor BUMN,” lanjutnya.

Tidak hanya itu, Prabowo juga meminta para menteri dan kepala lembaga untuk memungut sampah di area kementerian/lembaga (K/L) yang mereka pimpin setidaknya 30 menit sebelum jam kerja dimulai. Jika perlu, para menteri maupun kepala lembaga memimpin sendiri para pegawai mereka untuk memungut sampah.

“Semua menteri K/L sebelum masuk kantor, minimal setengah jam bersihkan lingkunganmu! Bener ya? Jangan siap, siap, siap. Minimal setengah jam, pagi-pagi sebelum masuk kantor. Kalau perlu menterinya yang mimpin K/L-K/L semua, itu semua kantor,” tegas dia.

Menurutnya, dengan seriusnya masalah sampah, masyarakat dari berbagai lapisan harus menyatakan perang terhadap sampah. Sebab, jika tidak diatasi bersama, masalah sampah tidak bisa dirampungkan.

“Kita ini sekarang harus menyatakan perang terhadap sampah. Bagaimana Bupati, walikota? Ini untuk rakyat kita, sampah itu bencana. Sampah itu penyakit. Kita akan berbuat, kita akan dukung!” tutur Prabowo.

Baca juga artikel terkait SAMPAH atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Flash News
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Andrian Pratama Taher