Menuju konten utama

Prabowo: Kami Mulai Bangun Tanggul Laut 535 Km di Pantura Jawa

Prabowo mengatakan pembangunan tanggul laut ini akan menyelamatkan 50 juta penduduk di Pulau Jawa.

Prabowo: Kami Mulai Bangun Tanggul Laut 535 Km di Pantura Jawa
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2025 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (15/8/2025). ANTARAFOTO/Rivan Awal Lingga/app/rwa.

tirto.id - Presiden Prabowo Subianto mengungkap proyek besar yang kini tengah dijalani oleh pemerintahan. Proyek tersebut adalah pembangunan tanggul laut di Pantai Utara Pulau Jawa.

"Kami juga sudah mulai membangun 535 Km tanggul laut di Pantai Utara Jawa," kata Prabowo dalam rapat terbatas (Ratas) Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (20/10/2025).

Dia menjelaskan pembangunan tanggul laut ini akan menyelamatkan 50 juta penduduk di Pulau Jawa. Sebab, setiap tahunnya ada kenaikan air laut 5 cm.

Diakui Prabowo, pembangunan tanggul laut ini juga sangat penting karena banyaknya industri di sepanjang jalur Panti Utara Jawa. Sehingga, daerah ini sangat krusial untuk dicegah dari bahaya bencana alam yang mungkin terjadi.

"Jadi, harus segera kita selamatkan ini karena di Pantai Utara Jawa ini kalau tidak salah 60 persen industri kita ada di pantai Jawa ini dan puluhan ribu hektare sawah-sawah yang subur ada di situ harus kita selamatkan," ungkap Prabowo.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menargetkan proyek tanggul laut Semarang-Demak bisa difungsikan mulai Januari 2026 untuk mencegah banjir rob yang selama ini menjadi bencana menahun.

Tanggul laut ini dibangun beriringan dengan proyek tol. Tanggul berfungsi menahan rob, sementara di atasnya dibangun tol. Namun, Luthfi menegaskan, yang fungsional pada awal tahun baru berupa tanggul, belum termasuk jalan tolnya.

"Bisa dilihat ini adalah bentuk giant sea wall atau tanggul laut. Insyaallah Januari nanti sudah fungsional, belum operasional. Minimal kalau fungsional ini sudah mengatasi rob itu sendiri," ujar Luthfi meninjau lokasi proyek, Selasa (27/5/2025).

Sebagai penunjang Tol dan Tanggul Laut Semarang-Demak (TTLSD), pemerintah tengah membangun kolam retensi Sriwulan dan Terboyo di perbatasan Kota Semarang dan Kabupaten Demak.

Kolam retensi Terboyo dan Sriwulan terpisah oleh Kali Babon. Kedua kolam retensi itu dilengkapi dengan rumah pompa untuk mengalirkan air dari kolam retensi ke laut, sehingga mencegah genangan yang berkepanjangan.

Baca juga artikel terkait PRABOWO atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Insider
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama