Menuju konten utama

Prabowo Ingatkan Menteri: 3 Kali Tak Mau Dengar, Harus Diganti

Prabowo mengaku tak segan-segan mereshuffle jajaran menterinya apabila melakukan kesalahan dan tak berubah saat ditegur.

Prabowo Ingatkan Menteri: 3 Kali Tak Mau Dengar, Harus Diganti
Presiden Prabowo Subianto saat akan melantik menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/9/2025). (Foto: Cahyo - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa dirinya tak segan-segan me-reshuffle jajaran menterinya apabila melakukan kesalahan dan tak berubah saat ditegur. Dia memastikan bahwa peringatan kepada menteri yang nakal hanya akan diberikan dua kali.

"Ada satu, dua, nakal saya peringati ya. Kan satu kali peringatan masih nakal, masih nggak mau dengar. Dua kali peringatan, tiga kali apa boleh buat reshuffle, harus diganti," kata Prabowo sebagaimana ditayangkan dalam siaran langsung Gerindra TV, Sabtu (18/10/2025).

Dia menegaskan, dirinya telah memilih anak buah yang memiliki kehebatan. Namun, jika salah dan tidak bisa diperingati, maka akan diganti demi tetap menjaga bangsa.

"Karena demi negara bangsa dan rakyat tidak boleh ada rasa kasihan, yang kasihan rakyat Indonesia. Saya nggak papa dibenci asal rakyat saya tidak benci saya," ungkap Prabowo.

Ditegaskan Prabowo, yang harusnya dibenci rakyat adalah para koruptor. Sedangkan dirinya sendiri tidak akan takut dibenci oleh para koruptor.

Ia menambahkan, maling-maling uang rakyat adalah para pihak yang serakah. Sehingga, kepada para koruptor tidak akan ada peringatan, melainkan penindakan.

"Koruptor, manipulator, penipu-penipu yang serakah nggak papa, nggak ada urusan. Saya dikasih peringatan 'Pak hati-hati loh Pak mereka uangnya banyak, mereka bisa bayar demo'. Enggak ada urusan, yang penting rakyat Indonesia mendukung saya, saya tidak ragu-ragu," ucap Prabowo.

Baca juga artikel terkait PRABOWO SUBIANTO atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Flash News
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Anggun P Situmorang