Menuju konten utama

POCO F8 Ultra vs Xiaomi 17T Pro: Duel Flagship Killer 11 Jutaan

Adu ponsel flagship POCO F8 Ultra vs Xiaomi 17T Pro, siapa lebih unggul? Simak perbandingan spesifikasinya, mulai dari chipset, kamera, hingga baterainya.

POCO F8 Ultra vs Xiaomi 17T Pro: Duel Flagship Killer 11 Jutaan
Xiaomi 17T Pro (kiri) dan POCO F8 Ultra (kanan). foto/mi.com
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - HP Xiaomi terbaru 2026, Xiaomi 17T Pro, yang baru dirilis Juni 2026 ini langsung menjadi pesaing kuat POCO F8 Ultra yang sudah lebih dulu meluncur di Indonesia. Sama-sama dibanderol harga Rp11 jutaan, bagaimana perbandingan POCO F8 Ultra vs Xiaomi 17T Pro?

Xiaomi 17T Pro hadir sebagai ponsel flagship killer dengan performa dan berbagai fitur kelas atas, tapi dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan versi flagship-nya seperti Xiaomi 17 dan 17 Ultra.

Spesifikasi Xiaomi 17T Pro pun tergolong menggiurkan di kelasnya karena dibekali dengan chipset paling bertenaga dari MediaTek. Ponsel ini juga mengusung kamera Leica yang pasti menarik bagi pencinta fotografi.

Namun, POCO F8 Ultra yang dirilis di Indonesia pada Februari 2026 lalu juga tak kalah menggoda, terutama karena dapur pacunya sudah dibekali dengan chipset terbaru dari Qualcomm Snapdragon.

Sebagai HP flagship, POCO F8 Ultra memiliki spek paling tinggi di antara ponsel lain dari brand ini sehingga layak dipertimbangkan. Bahkan, HP ini sempat sold out dan langka di pasaran tak lama setelah peluncurannya di Tanah Air.

Menariknya lagi, Xiaomi 17T Pro dan POCO F8 Ultra sama-sama dijual mulai dari harga Rp11 jutaan. Dengan spek “rata kanan” dan harga yang sama, seperti apa perbandingan POCO F8 Ultra vs Xiaomi 17T Pro dan siapa pemenangnya?

Komparasi Performa & Dapur Pacu

Xiaomi 17T

Xiaomi 17T Pro. FOTO/mi.co.id

POCO F8 Ultra dibekali chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 dengan performa tinggi, sementara Xiaomi 17T Pro mengusung MediaTek Dimensity 9500 yang tak kalah bertenaga.

Snapdragon 8 Elite vs Dimensity 9500, mana yang lebih baik? Dikutip dari laman Gizmochina, Snapdragon 8 Elite Gen 5 unggul dalam aspek performa mentah dibanding MediaTek Dimensity 9500.

Chip besutan Qualcomm ini menggunakan CPU Oryon Gen 3 dengan 2 inti utama berkecepatan 4,6 GHz dan 6 inti performa 3,62 GHz, sehingga mampu mencatat skor benchmark yang lebih tinggi di Geekbench maupun AnTuTu.

Pada pengujian Geekbench, Snapdragon 8 Elite Gen 5 meraih skor 3.725 poin untuk single-core dan 11.318 poin untuk multi-core, sedangkan Dimensity 9500 memperoleh 3.452 poin dan 10.128 poin.

Di AnTuTu, Snapdragon juga memimpin dengan skor sekitar 3,89 juta poin, lebih tinggi dibanding Dimensity 9500 yang berada di kisaran 3,55 juta poin. Meski demikian, Dimensity 9500 bukan tanpa kelebihan.

Dalam pengujian 3DMark Wild Life Extreme, chipset MediaTek mencatat stabilitas performa sebesar 57%, lebih baik dibanding Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang berada di angka 48,2%, sehingga berpotensi memberikan performa gaming yang lebih stabil.

Secara keseluruhan, Snapdragon 8 Elite Gen 5 merupakan pilihan terbaik bagi mereka yang menginginkan HP dengan performa dan pengalaman flagship secara keseluruhan, sedangkan Dimensity 9500 akan lebih menarik bagi mereka yang memprioritaskan stabilitas gaming.

Tak hanya chipset, kedua ponsel ini juga dilengkapi kapasitas RAM/ROM yang berbeda. POCO F8 Ultra langsung memberikan varian tunggal yang masif, yaitu RAM 16 GB dan memori internal 512 GB.

Sementara itu, Xiaomi 17T Pro hadir dengan RAM 12 GB dengan dua varian storage, yaitu 256 GB dan 512 GB.

Kamera Siapa yang Lebih Bagus?

Poco F8 Ultra

Poco F8 Ultra. foto/Dok. Poco

Perbandingan POCO F8 Ultra vs Xiaomi 17T Pro juga bisa dilihat dari aspek fotografi. Sektor kamera belakang dari kedua ponsel ini cukup mirip karena sama-sama menggunakan sensor dan telefoto periskop yang identik.

POCO F8 Ultra dan Xiaomi 17T Pro sama-sama dibekali kamera utama 50 MP bersensor Light Fusion 950 dengan bukaan f/1.67 dan dukungan fitur OIS.

Keduanya juga memiliki kamera telefoto periskop 50 MP dengan jarak fokus setara 115 mm (f/3.0) yang juga dilengkapi OIS. Perbedaan paling mencolok pada kamera belakang justru terletak pada sensor ultra-wide.

POCO F8 Ultra menawarkan resolusi lebih tinggi, yaitu 50 MP (f/2.4), sedangkan Xiaomi 17T Pro menggunakan sensor 12 MP (f/2.2). Meski demikian, Xiaomi 17T Pro mendapat sentuhan sistem lensa optik Leica Summilux serta fitur fotografi khas Leica seperti Leica Authentic dan Leica Vibrant.

Sementara untuk kamera selfie, kedua perangkat ini sama-sama mengandalkan kamera beresolusi 32 MP yang mampu merekam video hingga kualitas 4K pada 30 fps.

Secara keseluruhan, POCO F8 Ultra dan Xiaomi 17T Pro sudah memiliki kemampuan fotografi yang mumpuni. Akan tetapi, meskipun keduanya dibekali sensor dan lensa periskop optik 5x yang setara, Xiaomi 17T Pro tampaknya masih lebih unggul dibandingkan POCO F8 Ultra.

Untuk pemotretan jarak jauh, Xiaomi 17T Pro dibekali fitur AI Ultra Zoom hingga 120x, sedangkan POCO F8 Ultra mendukung pembesaran maksimal hingga 100x untuk mode foto.

Selain itu, Xiaomi 17T Pro punya nilai tambah berkat kolaborasinya dengan Leica. Dengan membawa racikan warna legendaris Leica Summilux, Xiaomi 17T Pro menang telak dari segi artistik dan detail foto.

Fitur Pendukung: Baterai hingga Audio

POCO X8 Pro Series

Ilustrasi Fitur Reverse Charging. FOTO/POCO Indonesia

Jika membandingkan POCO F8 Ultra vs Xiaomi 17T Pro dari segi daya tahan, Xiaomi 17T Pro sedikit lebih unggul. HP ini dibekali baterai silikon-karbon berkapasitas 7.000 mAh, sementara POCO F8 Ultra datang dengan kapasitas yang sedikit di bawahnya, yaitu 6.500 mAh.

Xiaomi 17T Pro diklaim memiliki ketahanan penggunaan yang luar biasa, seperti pemutaran video terus-menerus hingga 30,7 jam dan perekaman video hingga 9,5 jam. HP ini juga bisa tahan 20,3 jam untuk penggunaan non-stop, sedangkan POCO F8 Ultra hanya bertahan 15,14 jam.

Untuk urusan pengisian daya, kedua perangkat ini sebenarnya cukup mirip. Baik POCO F8 Ultra maupun Xiaomi 17T Pro, keduanya sama-sama mendukung teknologi HyperCharge berkabel 100 W dan pengisian daya nirkabel 50 W.

Melalui kabel, POCO F8 Ultra diklaim mampu mengisi daya hingga 100% dalam waktu sekitar 38 menit, sedangkan Xiaomi 17T Pro butuh waktu 48 menit.

Keduanya juga dilengkapi fitur reverse charging (wired) hingga 22,5 W sehingga pengguna bisa memanfaatkan ponsel ini sebagai power bank darurat untuk mengisi daya perangkat lain.

Fitur-fitur pendukung lain antara POCO F8 Ultra vs Xiaomi 17T Pro juga serupa, mulai dari dukungan NFC, 5G, konektivitas Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6.0, sensor sidik jari, AI Face Unlock, sistem operasi Xiaomi HyperOS 3, hingga sertifikasi IP68.

Sementara dari segi audio, POCO F8 Ultra lebih menonjol berkat Sound by Bose yang mampu memberikan pengalaman audio yang revolusioner dalam sebuah ponsel. Pengguna pun dapat menikmati bass yang dalam, suara lebih detail, vokal jernih, dan suara yang lebih imersif.

POCO F8 Ultra vs Xiaomi 17T Pro, Siapa yang Menang?

ilustrasi memilih gadget

ilustrasi memilih gadget. FOTO/iStockphoto

Jika melihat spesifikasi keduanya, baik POCO F8 Ultra maupun Xiaomi 17T Pro sama-sama menawarkan pengalaman flagship dengan keunggulan di aspek yang berbeda.

POCO F8 Ultra lebih unggul dari sisi performa berkat chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang lebih bertenaga, kecepatan pengisian daya yang lebih singkat, serta sistem audio Sound by Bose yang menghadirkan kualitas suara lebih imersif.

Di sisi lain, Xiaomi 17T Pro menawarkan baterai yang lebih besar, daya tahan lebih lama, serta pengalaman fotografi yang lebih premium berkat kolaborasinya dengan Leica. Lantas, Leica vs Bose, mana yang sebaiknya dipilih?

Mengingat kedua kolaborasi ini ada pada bidang yang berbeda, maka pilihan harus disesuaikan dengan kebutuhan, apakah mementingkan fotografi atau audio yang memanjakan telinga.

Secara keseluruhan, tidak ada pemenang mutlak dalam duel POCO F8 Ultra vs Xiaomi 17T Pro. Xiaomi 17T Pro layak dipilih jika prioritas utama pengguna adalah kualitas kamera dan daya tahan baterai.

Sementara itu, POCO F8 Ultra bisa menjadi pilihan terbaik bagi mereka yang hobi gaming, multitasking, dan hiburan multimedia dengan audio mantap, apalagi perangkat ini didukung dengan RAM/ROM lebih besar (16/512 GB) di harga yang sama.

FAQ: Perbandingan POCO F8 Ultra vs Xiaomi 17T Pro

Poco F8 Ultra

Poco F8 Ultra. foto/Dok. Poco

Q: Berapa harga Xiaomi 17T Pro?

A: Di Indonesia, Xiaomi 17T Pro hadir dalam dua varian penyimpanan dengan harga berbeda, yaitu Rp11.999.000 (12 GB + 256 GB) serta Rp 12.999.000 (12 GB + 512 GB). Varian paling rendah HP ini memiliki harga yang sama persis dengan kompetitor terdekatnya, POCO F8 Ultra.

Q: POCO F8 Ultra apakah flagship?

A: Ya, POCO F8 Ultra termasuk dalam kategori HP flagship (memiliki spek paling tinggi di POCO). Berbeda dengan seri F lainnya, seri F8 Ultra ini dibekali chipset kasta tertinggi Snapdragon 8 Elite dengan berbagai fitur kelas atasnya, termasuk audio hasil kolaborasi dengan Bose.

Q: Apakah kamera POCO F8 Ultra bagus?

A: Ya, kamera POCO F8 Ultra tergolong sangat bagus berkat sensor utama 50 MP Light Fusion 950 dan kehadiran lensa Periscope Telephoto 5x optical zoom. Namun, jika dibandingkan dengan Xiaomi 17T Pro yang menggunakan teknologi lensa dan pemrosesan warna dari Leica, hasil foto Xiaomi 17T Pro masih lebih unggul dalam hal akurasi warna dan estetika fotografi.

Q: Apa kekurangan POCO F8 Ultra?

A: Beberapa kekurangan POCO F8 Ultra yang perlu dipertimbangkan adalah ukuran bodinya yang lebih besar (layar 6.9 inci) dibandingkan Xiaomi 17T Pro. Perangkat ini juga tidak bekerja sama dengan brand kamera global (seperti Leica di Xiaomi). Perangkat POCO F8 Ultra kemungkinan juga cepat hangat jika dipaksa bermain game berat dengan setelan "rata kanan" dalam waktu lama.

Butuh informasi smartphone atau perangkat lain untuk mendukung kebutuhan sehari-hari? Temukan rekomendasi produk pilihan hingga tips-tips bermanfaat melalui kumpulan artikel Tirto di tautan ini:

Kumpulan Artikel Gadget

Baca juga artikel terkait SMARTPHONE atau tulisan lainnya dari Erika Erilia

tirto.id - Byte
Kontributor: Erika Erilia
Penulis: Erika Erilia
Editor: Erika Erilia & Yulaika Ramadhani