tirto.id - Pewarta Foto Indonesia Jakarta (PFIJ) menggelar doa bersama untuk lima jurnalis dan tiga awak kapal yang dikabarkan hilang kontak saat melakukan peliputan Gunung Anak Krakatau sejak Senin (7/9/2026). Doa bersama tersebut digelar di Pos Polisi Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (11/9/2026) malam.
Ketua Umum Pewarta Foto Indonesia (PFI), Dwi Pambudo, mengatakan doa bersama ini merupakan bentuk solidaritas dari komunitas jurnalis foto di seluruh Indonesia untuk lima rekan seprofesi mereka yang hingga kini masih dalam proses pencarian.
"Kami mengadakan doa bersama ini sebagai bentuk solidaritas untuk teman-teman kami, 5 jurnalis dan 3 awak kapal. Kami optimistis semoga segera ditemukan dan bisa sehat kembali kepada keluarga," kata Dwi di Pos Polisi Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (11/9/2026).
Dwi merinci identitas kelima jurnalis yang hilang kontak tersebut, yakni Ari Basuki dari Merdeka.com; Yudhistiro Pranoto dari iNews; Bagus Khoirunas dari ANTARA Foto; Firdaus Wajidi dari Anadolu Agency; dan Donal Husni yang berprofesi sebagai jurnalis lepas.
"Solidaritas kami selama kehidupan di HI, bekerja dan berkegiatan di HI, setiap harinya ya seperti ngopi, ngedit, itu menjadi kenangan ataupun menjadi kekuatan kami untuk selalu menyelenggarakan doa bersama seperti ini," ujarnya.
Ia menjelaskan, Bundaran HI dipilih sebagai lokasi doa bersama karena kawasan tersebut memiliki nilai sejarah bagi PFI, yang berdiri sejak 1998 dan sering menjadi titik berkumpul para jurnalis foto sejak era senior-senior organisasi tersebut.
Pendampingan PFI untuk Keluarga Korban

Dwi menyampaikan, PFI telah memberikan pendampingan kepada keluarga kelima jurnalis yang hilang, mulai dari kunjungan langsung ke rumah masing-masing hingga pengawalan di posko pencarian di Carita, Banten. Bentuk pendampingan itu mencakup dukungan logistik, penginapan, serta pembaruan informasi setiap malam dari tim PFI yang berada langsung di lokasi.
"Sampai besok rencana ada dua keluarga yang mau naik kapal TNI untuk mencoba memantau pencarian jurnalis selanjutnya. Pendampingannya seperti itu," katanya.
Terkait perkembangan pencarian, Dwi mengatakan pemerintah telah menambah jumlah tim serta memperluas titik pencarian berdasarkan informasi yang diterima posko PFI di lapangan. Ia menyampaikan terima kasih atas upaya maksimal yang dilakukan Basarnas, TNI, dan Polri dalam proses pencarian tersebut.
"Dengan pengerahan, penambahan tim pencarian, semoga ada titik terang. Dan PFI pun sudah mempunyai pendampingan kepada keluarga-keluarga teman-teman," ujarnya.
Penulis: Muhammad Rayfahd Haykal
Editor: Siti Fatimah
Masuk tirto.id

































