Menuju konten utama

Perumnas Catat Beban Utang 2024 Capai Rp4,7 Triliun

Perumnas sebut kinerja keuangan perusahaan sedikit mengalami perbaikan dalam tiga tahun terakhir, meskipun masih menyisakan beban utang yang cukup besar.

Perumnas Catat Beban Utang 2024 Capai Rp4,7 Triliun
Dua anak bermain usai acara peluncuran wajah baru Semesta Sentraland Cengkareng, Jakarta, Senin (13/5/2024). ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/rwa.

tirto.id - Perum Perumnas mencatat beban utang sebesar Rp4,7 triliun di 2024. Nilai utang ini mengalami sedikit penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp4,8 triliun.

Plt Direktur Utama Perumnas, Tambok Parulian Setyawati Simanjuntak menjelaskan, meskipun masih menyisakan beban utang yang cukup besar, namun kinerja keuangan perusahaan sedikit mengalami perbaikan dalam tiga tahun terakhir.

Penurunan utang ini, sambungnya, turut mendorong turunnya kewajiban bayar bunga utang. "Kewajiban bayar bunga utang turun dari Rp378 miliar di 2022 menjadi Rp356 miliar di 2024. Dan kami terus berupaya menurunkan karena ini beban paling besar di kami," katanya dalam RDP dengan Komisi VI DPR RI, Selasa (15/7/2025).

Tambok pun mengungkapkan, di tengah beban utang yang masih tinggi Perumnas mampu membukukan laba bersih di 2024 sebesar Rp12 miliar atau naik 130,2 persen CAGR dibandingkan 2022 yang rugi Rp430 miliar.

"Masih perjuangan untuk selanjutnya, tapi paling tidak sudah ada pertumbuhan positif setelah masa covid menghantam kami di Perumnas," ujarnya.

Tambok menambahkan, total unit rumah tapak dan rumah vertikal yang terbangun pada 2022- 2024 adalah sebesar 6.416 atau naik 14,7 persen secara CAGR, dengan rincian 2.430 unit untuk rumah susun dan 3.986 unit untuk rumah tapak.

“Seperti kami sampaikan bahwa unit kami ada yang landeed dan rumah susun (rusun). Karena keterbatasan lahan memang rusun di Kota Jakarta jumlahnya bertambah,” tuturnya.

Baca juga artikel terkait UTANG atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Insider
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Hendra Friana