tirto.id - Pemegang saham PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) mengukuhkan Harris Abdi Sembiring Meliala sebagai Direktur Utama PTK. Pengukuhan tersebut berlangsung di Kantor Pusat PTK, Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Penunjukan Harris diharapkan memperkuat integrasi operasional sekaligus mendorong ekspansi bisnis layanan jasa maritim terintegrasi di lingkungan Subholding Integrated Marine Logistics (SH IML) Pertamina.
Harris mengatakan, dirinya bersama jajaran PTK siap memperkuat reputasi dan keunggulan operasional perusahaan. Menurut dia, amanah tersebut menjadi tantangan untuk memastikan layanan PTK tetap andal di tengah dinamika industri maritim.
"Amanah ini merupakan suatu kehormatan sekaligus tantangan bagi saya untuk terus menjaga dan meningkatkan reputasi PTK. Saya siap melangkah maju lewat komitmen layanan operasional yang andal dan optimal," ujarnya dalam keterangan yang diterima, Jumat (21/8/2026).
Untuk menjalankan mandat tersebut, Harris memperkenalkan kerangka kerja Solutive, Integrity, Adaptive, dan Proven (SIAP) sebagai pedoman operasional PTK ke depan. Kerangka tersebut mencakup komitmen menghadirkan solusi untuk menjaga kelancaran distribusi energi nasional melalui layanan operasional maritim dan kapal di pelabuhan Pertamina.
Di tengah dinamika industri perkapalan dan restrukturisasi organisasi, Harris menilai PTK juga perlu terus beradaptasi agar mampu memperkuat operational excellence dan menangkap peluang di pasar captive maupun non-captive.
"Mari kita bersama-sama bersatu, satu PTK, satu Pertamina. Melalui sinergi erat bersama seluruh Perwira PTK dan bimbingan Dewan Komisaris serta seluruh stakeholder, PTK siap melaju lebih cepat menjemput peluang pasar baru sekaligus menjaga reputasi sebagai market leader layanan maritim nasional hingga kancah regional," kata Harris.
Acara pengukuhan tersebut dihadiri jajaran Direksi PT Pertamina International Shipping, PT Pertamina Patra Niaga, serta Dewan Komisaris dan Direksi PTK.
PTK merupakan anak usaha Subholding Integrated Marine Logistics Pertamina yang menyediakan layanan jasa maritim terintegrasi. Bisnis perusahaan mencakup penyediaan dan operasional armada kapal penunjang (support vessel), pengelolaan pelabuhan (port operation), layanan maritim (marine service), serta pangkalan logistik pesisir (shorebase) di sejumlah wilayah strategis Indonesia.
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id






































