tirto.id - Lembaga Penyiaran Publik TVRI ditugaskan bersaing dengan stasiun TV lain untuk mendapat hak siar Piala Dunia 2026 yang akan diselenggarakan di 16 kota di Kanada, Meksiko dan Amerika Serikat (AS).
Direktur Utama TVRI, Imam Brotoseno, mengatakan, pihaknya memang belum mendapat surat perintah resmi dari pemerintah terkait pemberian hak siar ini. Namun, penugasan diberikan dalam pertemuan-pertemuan khusus yang dihadiri perwakilan pemerintah dan Stasiun televisi milik pemerintah itu.
"Kami bisa laporkan memang kita mendapatkan penugasan dari pemerintah untuk mendapatkan hak siar Piala Dunia (2026). Jadi, secara resmi kami belum mendapatkan surat, Pak. Tapi secara meeting-meeting khusus dan kami sudah mendapatkan penegasan bahwa TVRI mendapatkan hak siar itu,” bebernya, dalam Rapat Kerja bersama Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, di Komplek Parlemen, Jakarta Pusat, Kamis (10/7/2025).
Untuk menindaklanjuti penugasan tersebut, pada Selasa (15/7/2025), Imam mengaku akan berangkat ke Swiss untuk melakukan kesepakatan langsung dengan Federasi Sepak Bola Internasional (Fédération Internationale de Football Association/FIFA). Sebelumnya, perwakilan FIFA pun telah bertemu dengan jajaran direksi TVRI untuk membahas pemberian hak siar penayangan Piala Dunia 2026.
“Rencananya tanggal 15 (Juli 2025) saya akan ke Swiss, karena diundang oleh FIFA untuk dealing langsung dengan mereka, kami sudah meeting dua kali di Jakarta. Dari FIFA sudah datang ke Indonesia,” jelas dia.
Selain TVRI, ada pula stasiun televisi swasta yang juga mendapat hak siar penayangan kompetisi sepak bola internasional yang paling bergengsi ini. Meski begitu, ia enggan membeberkan nama stasiun televisi swasta tersebut karena ini menyangkut kompetisi antara perusahaan-perusahaan penyiaran di Indonesia.
“Rencananya, selain kami tentu saja ada lainnya dari TV swasta, tentu saja kami tidak bisa menyampaikan karena ini kaitannya kompetisi dengan TV swasta. Tapi ada hal-hal yang menjadi konsideran kami untuk dirahasiakan juga. Karena ini rapat terbuka,” tambah Imam.
Sementara itu, saat Piala Dunia 2022 yang dihelat di Argentina, hak siar dipegang oleh empat perusahaan televisi nasional, antaranya SCTV, Indosiar, O Channel, dan Mentari TV yang kesemuanya ada di bawah EMTEK Group. Kemudian, platform video berlangganan Vidio.com juga ambil bagian dalam meramaikan perhelatan turnamen akbar di dunia tersebut.
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id





































