Menuju konten utama

Pedagang Cemas Pasar Alun-Alun Tegal Alih Fungsi jadi Rest Area

Kekhawatiran itu muncul lantaran belum ada kejelasan terkait lokasi relokasi atau tempat baru untuk berjualan.

Pedagang Cemas Pasar Alun-Alun Tegal Alih Fungsi jadi Rest Area
Suasana pasar alun-alun kota tegal. (Sumber: Tegal Terkini)

tirto.id - Sejumlah pedagang Pasar Alun-Alun Kota Tegal, Jawa Tengah, mengaku cemas dengan rencana pemerintah mengubah fungsi kawasan pasar menjadi rest area. Kekhawatiran itu muncul lantaran belum ada kejelasan terkait lokasi relokasi atau tempat baru untuk berjualan.

Bagi sebagian warga, rencana tersebut mungkin terdengar seperti bagian dari penataan kota. Namun bagi pedagang yang sudah puluhan tahun berjualan di sana, wacana itu adalah ancaman akan satu hal ketidakpastian di masa depan.

Ketua Organisasi Pedagang Pasar Alun-Alun (OPPAL), Ermawan, mengatakan keresahan mulai muncul setelah mereka rapat bersama Dinas Perhubungan pada 26 Juni 2025. Dalam rapat tersebut mereka mendapat kabar terkait rencana alih fungsi. Namun,tidak ada penjelasan rinci soal pemindahan pedagang.

“Kami khawatir karena belum ada kejelasan. Kalau memang harus direlokasi, kami berharap disiapkan tempat yang layak dan strategis,” ujarnya.

Keresahan para pedagang akhirnya dibawa ke DPRD Kota Tegal melalui audiensi bersama Komisi II pada Kamis (7/8/2025) siang.

Anggota Komisi II, Ratna, menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi tersebut dengan berkoordinasi bersama Komisi III. “Prinsipnya, kami ingin ada solusi terbaik yang tidak merugikan pedagang. Penataan kawasan tetap harus mempertimbangkan keberlangsungan hidup mereka,” tegasnya.

Kini, situasinya ibarat menunggu putusan. Di satu sisi, pemerintah ingin menata wajah kota dan menghadirkan fasilitas publik yang lebih modern. Di sisi lain, para pedagang memohon agar roda ekonomi mereka tetap berputar.

Bagi mereka, lapak di Pasar Alun-Alun bukan sekadar tempat berjualan, melainkan sumber penghidupan yang membiayai sekolah anak, kebutuhan rumah tangga, dan kehidupan sehari-hari.

Pasar Alun-Alun Tegal

Suasana pasar alun-alun kota tegal. (Sumber: Tegal Terkini)

Benturan kepentingan ini menunggu titik temu. Harapan terbesar pedagang adalah penataan kota yang tidak meminggirkan mereka karena sejarah pasar ini adalah sejarah kehidupan warga Tegal sendiri.

Sebagai informasi, Pasar Alun-Alun yang terletak di Jalan Tentara Pelajar, bukan sekadar pusat perdagangan. Sejak dibangun pada 1989, pasar ini menjadi denyut nadi perekonomian warga. Dahulu ada sekitar 600 los aktif, kini hanya tersisa 200 los yang benar-benar beroperasi.

Pedagang dulu rutin membayar retribusi harian Rp 2.000, tetapi sejak 2024 penarikan dihentikan tanda bahwa pasar ini mungkin sudah lama berada di persimpangan kebijakan.

Baca juga artikel terkait PASAR UMKM atau tulisan lainnya dari Tegalterkini.id

tirto.id - Flash News
Kontributor: Tegalterkini.id
Penulis: Tegalterkini.id
Editor: Siti Fatimah