Menuju konten utama

Pecat Kluivert Curacao Lolos Piala Dunia, Indonesia Bagaimana?

Timnas Curacao lolos ke Piala Dunia 2026. Mereka bangkit setelah memecat Patrick Kluivert. Lantas, apakah Timnas Indonesia bisa lolos ke Piala Dunia 2030?

Pecat Kluivert Curacao Lolos Piala Dunia, Indonesia Bagaimana?
Timnas Curacao merayakan gol pertama timnya yang dicetak oleh Jeremy Antonisse di babak kedua melawan Kanada dalam pertandingan Penyisihan Grup B Piala Emas CONCACAF 2025 di Stadion Shell Energy pada 21 Juni 2025 di Houston, Texas. Tim Warner/Getty Images/AFP

tirto.id - Timnas Curacao berhasil lolos ke Piala Dunia 2026 setelah menjadi juara Grup B World Cup Qualifiers 2026 Zona CONMEBOL. Momen kebangkitan Curacao dimulai sejak memecat Patrick Kluivert pada Oktober 2021.

Alasan Patrick Kluivert dipecat oleh Federasi Sepak Bola Curacao pada 2021 karena gagal membawa timnya lolos Piala Dunia 2022. Dari 6 laga yang dijalani, Curacao hanya menang 1 kali, 2 hasil imbang dan 3 kali kalah.

Curacao kemudian melakukan sejumlah pergantian pelatih, hingga akhirnya menunjuk Dick Advocaat, pelatih yang membawa mereka lolos ke Piala Dunia 2026. Kepastian Curacao lolos didapat pada 19 November 2025 usai bermain imbang 0-0 dengan Jamaika.

Patrick Kluivert kemudian melatih tim Turki, Adana Demirspor sebelum ditunjuk menjadi pelatih Timnas Indonesia. Sama seperti saat menukangi Curacao, Kluivert kembali dipecat usai gagal membawa Garuda lolos Piala Dunia 2026.

Kebangkitan Timnas Curacao Usai Ditinggal Patrick Kluivert

Patrick Kluivert sempat menangani pada 2015-2016. Kendati tidak terlalu bagus, Federasi Sepak Bola Curacao (FFK) kala itu memberikan perpanjangan kontrak. Namun, Kluivert menolaknya karena memilih pulang ke Eropa.

Curacao kemudian menunjuk Guus Hiddink pada 2020, tetapi batal melakoni debut karena COVID-19. Hiddink yang terkena COVID-19 kemudian fokus menjalani pemulihan, sehingga FFK kembali menunjuk Patrick Kluivert untuk menangani Curacao sebagai caretaker.

Di bawah Kluivert, Timnas Curacao menjalani 6 pertandingan termasuk Kualifikasi Piala Dunia 2022. Hasilnya, mereka gagal lolos ke putaran final karena kalah di ronde 2 WCQ 2022 CONCACAF.

Patrick Kluivert kemudian dipecat dan Timnas Curacao mengalami periode sulit. Mereka sempat gonta-ganti pelatih sebanyak 3 kali sebelum menunjuk Dick Advocaat pada Januari 2024. Sejak ditangani Advocaat, performa Curacao meningkat signifikan hingga lolos Piala Dunia 2026.

Bersama Dick Advocaat, Curacao tidak terkalahkan di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona CONCACAF. Mereka meraih 3 kemenangan dan 3 hasil imbang, menempati posisi 1 klasemen Grup B dengan 12 poin.

Timnas Indonesia menang melawan Bahrain

Pesepak bola Timnas Indonesia Ole Romeny (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Timnas Bahrain Sayed Baqer dalam pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (25/3/2025) ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/sgd/Spt.

Bagaimana dengan Timnas Indonesia Setelah Pecat Kluivert?

Situasi Timnas Indonesia mirip dengan Curacao saat memecat Patrick Kluivert di tahun 2021. Usai gagal membawa Garuda lolos Piala Dunia 2026, Kluivert tidak lagi melatih Timnas Indonesia berdasarkan kesepakatan bersama.

Patrick Kluivert sendiri menggantikan Shin Tae-yong saat Timnas Indonesia masih bertanding di ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Meski berhasil lolos ke ronde 4, Indonesia akhirnya gagal lolos ke putaran final.

Situasi tersebut sama dengan Kluivert saat menggantikan Guus Hiddink. Kala itu, dia juga masuk di fase akhir putaran pertama kemudian tampil di putaran 2. Namun, Curacao gagal lolos ke fase berikutnya karena kalah dari Panama.

Kendati begitu, situasi Timnas Indonesia lebih kompleks karena tidak memiliki pelatih sejak mengakhiri kerja sama dengan Patrick Kluivert. Bahkan, Timnas Indonesia sampai melewatkan FIFA Matchday November 2025 karena belum memiliki pelatih.

Jika mampu membangun momentum seperti Curacao, Timnas Indonesia berpotensi lolos Piala Dunia 2030. Terlebih, sejumlah pemain muda Garuda bakal mencapai usia emas di tahun 2030 seperti Justin Hubner, Ivar Jenner, Marselino Ferdinan, hingga Ole Romeny.

Baca juga artikel terkait PIALA DUNIA 2026 atau tulisan lainnya dari Permadi Suntama

tirto.id - Sepakbola
Penulis: Permadi Suntama
Editor: Yantina Debora