tirto.id - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (Sekjen PDIP), Hasto Kristiyanto, mendorong pemerintah untuk tetap konsisten mendukung kemerdekaan Palestina di tengah dinamika geopolitik global. Ia menegaskan sikap tersebut memiliki landasan historis kuat yang berakar dari semangat Konferensi Asia Afrika.
Dalam seminar memperingati Konferensi Asia Afrika, Hasto mengingatkan bahwa dukungan terhadap Palestina bukan sekadar sikap politik kontemporer, melainkan bagian dari komitmen internasional yang telah disepakati sejak lama. Ia mengutip langsung isi komunike politik Konferensi Asia Afrika yang menyoroti konflik di Timur Tengah.
“Saya bacakan: ‘Mengingat adanya ketegangan di Timur Tengah yang disebabkan karena keadaan di Palestina dan adanya bahaya bagi perdamaian dunia yang diakibatkan oleh ketegangan ini, Konferensi Asia Afrika menyatakan sokongannya kepada hak bangsa-bangsa Arab atas Palestina dan menyerukan agar dilaksanakan resolusi PBB mengenai Palestina dan tercapainya suatu penyelesaian dengan jalan damai atas masalah Palestina,” kata Hasto dalam acara Peringatan 71 Tahun Konferensi Asia Afrika 1955 di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2026).
Menurut dia, pernyataan tersebut ditandatangani oleh para pemimpin negara peserta Konferensi Asia Afrika, sehingga memiliki bobot historis sekaligus moral bagi Indonesia untuk terus memperjuangkannya.
“Ini ditandatangani 29 pemimpin negara di dalam Konferensi Asia Afrika tersebut, di mana seluruh pemimpin dalam communique politik itu adalah dari Indonesia kita. Maka saudara-saudara sekalian, inilah mengapa kita harus konsisten memperjuangkan Palestina,” ucap Hasto.
Hasto juga mengaitkan dukungan terhadap Palestina dengan identitas Indonesia sebagai bangsa yang lahir dari perjuangan melawan kolonialisme. Ia menyebut, semangat pembebasan yang menjadi fondasi berdirinya Republik harus tercermin dalam sikap politik luar negeri.
“Mengingat adanya ketegangan di Timur Tengah yang disebabkan karena keadaan di Palestina dan adanya bahaya bagi perdamaian dunia yang diakibatkan oleh ketegangan ini,” ucapnya.
Ia menambahkan, Indonesia sejak awal diposisikan sebagai mercusuar keadilan dan kemanusiaan yang memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung bangsa-bangsa tertindas.
Oleh karena itu, lanjutnya, di tengah situasi global yang kian kompleks, Hasto menilai konsistensi sikap Indonesia menjadi penting agar tidak kehilangan arah dalam menjalankan politik luar negeri bebas aktif.
“Maka saudara-saudara sekalian, inilah mengapa kita harus konsisten memperjuangkan Palestina,” ujarnya menegaskan kembali.
Penulis: Nabila Ramadhanty
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id

































