tirto.id - Joko Widodo (Jokowi) kembali menegaskan dirinya tidak pernah memiliki keinginan untuk mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Hal tersebut disampaikan di rumah Jokowi yang terletak di Sumber, Kecamatan Banjarsari, Surakarta, Jumat (3/4/2026).
“Saya tegaskan, itu tidak benar. Urusan di PDIP adalah urusan internal partai, tidak ada kaitannya dengan saya,” ujar Jokowi saat ditemui wartawan.
Isu tersebut sebelumnya mencuat di tengah dinamika politik pasca-pemilu 2024. Spekulasi berkembang seiring merenggangnya hubungan politik antara Jokowi dan partai yang selama ini menjadi kendaraan politiknya.
Hasto Pernah Ungkap Keinginan Jokowi Jadi Ketua Umum PDIP
Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, sempat mengungkap adanya informasi terkait dugaan keinginan Jokowi untuk menduduki posisi ketua umum PDIP. Hasto menyebut informasi itu berasal dari komunikasi tidak langsung yang melibatkan sejumlah pihak di lingkaran pemerintahan, meski tidak mengungkap identitas sumbernya.
“Itu pernah saya sampaikan dalam beberapa diskusi, karena ada seorang mantan menteri yang dihubungi oleh menteri dalam kabinet Bapak Jokowi, yang menyatakan adanya keinginan tersebut,” ujar Hasto di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (15/8/2024).
Hasto juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang mencoba mengintervensi kedaulatan partai. Ia menegaskan PDIP merupakan partai yang solid dan siap menghadapi segala bentuk upaya pengambilalihan.
“Jangan main-main dengan PDI Perjuangan. Kami partai yang sah dan memiliki kekuatan kader yang militan,” ucapnya.
Penulis: Romensy Augustino
Editor: Ilham Choirul Anwar
Masuk tirto.id

































