Menuju konten utama

Panitia SNPMB Temukan Ratusan Kecurangan di UTBK 2025

Ada 10 kasus yang terjadi di Universitas Hasanudin Makassar telah diproses oleh kepolisian.

Panitia SNPMB Temukan Ratusan Kecurangan di UTBK 2025
Peserta mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer- Seleksi Nasional Berbasis Tes (UTBK-SNBT) di Laboratorium FISIP Universitas Halu Oleo, Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (25/4/2025). ANTARA FOTO/Andry Denisah/tom.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB 2025, Eduart Wolok, mengatakan bahwa pihaknya mencatat ratusan kecurangan dalam Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2025.

Pelanggaran yang terjadi juga disebutnya tak terpusat di satu wilayah, tapi tersebar di beberapa wilayah di Indonesia.

“Kalau total pelanggaran [UTBK] dari peserta itu di [angka] ratusan. Ya [pelanggarannya] ada di [jumlah] ratusan,” kata Eduart dalam konferensi pers di Gedung Kemendiktisaintek, Selasa (27/5/2025).

Eduart mengatakan bahwa bentuk-bentuk kecurangan itu beragam polanya. Salah satunya, dalam bentuk jejaring dan dilakukan secara terstruktur.

“Teman-teman dari aparat hukum untuk bisa menindaklanjuti [kecurangan] dengan lebih detail ya. Karena, memang kami memiliki keterbatasan akses [untuk menindaklanjuti kecurangan],” jelas Eduart.

Meski demikian, Eduart mengatakan bahwa tidak semua kecurangan akan ditindak secara hukum. Tindakan kecurangan tertentu hanya akan diberikan sanksi berupa diskualifikasi dari kepesertaannya dan tidak bisa mengikuti tes.

“Itu akan kami lihat lebih lanjut ke depan. Karena, kan, ada yang kalau yang bersifat personal, misalnya kayak dia ingin curang gitu ya, berusaha untuk bawa handphone, masuk kan, kami temukan dan langsung kami diskualifikasi,” terangnya.

Dari ratusan kecurangan yang terdeteksi oleh panitia, 10 kasus yang terjadi di Universitas Hasanudin Makassar telah diproses oleh kepolisian. Bahkan, sejumlah pelaku telah ditahan.

“Kemarin itu, laporan resmi di Universitas Hasanuddin ya. Itu udah kurang lebih ada 10 orang yang sudah diproses, bahkan sudah ada yang ditahan,” jelas Eduart.

Di Unhas, kata dia lagi, pelaku yang terlibat dalam kecurangan di antaranya adalah pegawai universitas tersebut. Saat ini, pegawai tersebut telah dicopot dari jabatannya dan telah ditahan oleh pihak kepolisian.

Baca juga artikel terkait TES UTBK atau tulisan lainnya dari Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Edusains
Reporter: Rahma Dwi Safitri
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Fadrik Aziz Firdausi