Menuju konten utama

Tak Ada Passing Grade, Nilai UTBK SNBT 2025 Tertinggi 819,85

Nilai tertinggi UTBK SNBT 2025 tidak bisa dipastikan akan selalu sama di setiap tahunnya.

Tak Ada Passing Grade, Nilai UTBK SNBT 2025 Tertinggi 819,85
Peserta mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2025 di Universitas Diponegoro (UNDIP), Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (30/4/2025).ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/nz

tirto.id - Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2025 mengumumkan capaian tertinggi nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) tahun ini.

Skor tertinggi tercatat pada kategori jenjang Sarjana (S1), yaitu mencapai 819,85. Lalu skor terendah 200,00 dan rerata sebesar 545,78.

Sementara itu, untuk jenjang Diploma IV (D4), nilai tertinggi yang diperoleh peserta UTBK tahun ini tercatat sebesar 774,38. Sedangkan untuk jenjang Diploma III (D3), peserta dengan skor tertinggi meraih angka 731,21.

“Jadi ada nilai minimum, nilai rata, dan nilai maksimum. Kalau di sini kan ada rata, ada di angka 500-an, minimum ada di 200-an, dan maksimum dari 700-an hingga 800-an,” ujar Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB 2025, Eduart Wolok, dalam konferensi pers di Gedung Kemendiktisaintek, Jakarta, Selasa (27/5/2025).

Menyusul adanya nilai tersebut, Eduart menegaskan bahwa panitia SNPMB tak menerapkan passing grade atau ambang batas terkait lolos dan tidaknya peserta. Pasalnya, kata dia, penerimaan disesuaikan kepada nilai tertinggi yang ada pada prodi tertentu.

“Karena memang kami menerima kalau ada satu prodi tertentu, di perguruan tinggi tertentu, dengan kuota 30, maka kami akan menerima yang 30 dengan nilai tertinggi yang memilih prodi itu,” jelas Eduart.

Selain itu, dia menambahkan bahwa nilai tertinggi yang diumumkan tahun ini tidak bisa dipastikan akan selalu sama di setiap tahunnya.

“Apakah tahun ini dan tahun kemarin, apakah tahun depan, nilai yang cenderung sama dan sebagainya, kami tidak bisa pastikan,” katanya.

Meskipun demikian, dari daftar nilai yang disampaikan, pihaknya berharap akan menjadi acuan semangat bagi keberlangsungan UTBK-SNBT tahun selanjutnya.

Akan tetapi, kata Eduart, tidak adanya passing grade ini diharapkan dapat memberikan kesempatan agar peserta dapat mengerjakan tes dengan sebaik-baiknya.

“Artinya gini, kita tidak ingin memberikan passing grade karena itu kan seperti akan menyandera calon peserta. Karena sebenarnya tugas dari peserta adalah kerjakanlah dengan sebaik-baiknya, mendapatkan skor yang terbaik, kemudian pasti dia akan bisa terterima gitu,” terang Eduart.

Berikut daftar 20 Perguruan Tinggi Negeri dengan penerima terbanyak di SNBT 2025 :

1. Universitas Negeri Surabaya : 8.813 orang

2. Universitas Hasanuddin: 6.188

3. Universitas Negeri Medan: 5.766

4. Universitas Brawijaya: 5.764

5. Universitas Pendidikan Indonesia: 5.543

6. Universitas Negeri Makassar: 5.469

7. Universitas Negeri Padang: 5.446

8. Universitas Lampung: 5.444

9. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa: 5.355

10. Universitas Diponegoro: 4.656

11. Universitas Negeri Malang: 4.464

12. Universitas Sriwijaya: 4.140

13. Universitas Jember: 4.138

14. Universitas Tadulako: 4.095

15. Universitas Jenderal Soedirman: 4.064

16. Universitas Tanjungpura: 3.970

17. Universitas Syiah Kuala: 3.811

18. Universitas Jambi: 3.732

19. Universitas Negeri Semarang: 3.677

20. Universitas Negeri Sebelas Maret: 3.565

Baca juga artikel terkait SNPMB 2025 atau tulisan lainnya dari Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Flash News
Reporter: Rahma Dwi Safitri
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Bayu Septianto