Menuju konten utama

Panglima Resmi Lantik Letjen Bambang Trisnohadi Jadi Kaster TNI

Panglima TNI melantik Mayjen TNI Tugino, yang sebelumnya merupakan Kaotmilti II Jakarta, untuk menjabat sebagai Oditur Jenderal (Orjen) TNI Babinkum TNI.

Panglima Resmi Lantik Letjen Bambang Trisnohadi Jadi Kaster TNI
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto resmi melantik Letjen TNI Bambang Trisnohadi sebagai Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI dalam upacara yang digelar di Aula Gatot Soebroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (26/3/2026). FOTO/Dok. Puspen TNI
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto resmi melantik Letjen TNI Bambang Trisnohadi sebagai Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI dalam upacara yang digelar di Aula Gatot Soebroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (26/3/2026).

Sebagai catatan, Bambang sebelumnya menjabat sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III. Posisi Pangkogabwilhan III yang ditinggalkan Bambang diisi oleh Letjen TNI Lucky Avianto yang sebelumnya menjabat sebagai Pangdam XXIV/Mandala Trikora.

Selain pengisian jabatan Kaster, rotasi kepemimpinan ini juga menyentuh aspek hukum militer. Panglima TNI melantik Mayjen TNI Tugino, yang sebelumnya merupakan Kaotmilti II Jakarta, untuk menjabat sebagai Oditur Jenderal (Orjen) TNI Babinkum TNI.

Selain pelantikan pejabat, Panglima TNI juga menerima laporan korps kenaikan pangkat bagi 57 perwira tinggi dari tiga matra. Secara kumulatif, terdapat 47 perwira dari TNI Angkatan Darat yang mendapatkan kenaikan pangkat, termasuk Letjen TNI Deddy Suryadi dalam rangka validasi organisasi sebagai Pangdam Jaya, serta Letjen TNI Lucky Avianto yang kini menyandang pangkat bintang tiga.

Sementara itu, sebanyak sembilan TNI Angkatan Laut menerima kenaikan pangkat antara lain Laksda TNI Joko Andriyanto yang menjabat Dankodaeral XI Koarmada RI serta Mayjen TNI (Mar) Sugianto selaku Dankodaeral X.

Sementara itu, dari TNI Angkatan Udara, laporan kenaikan pangkat diwakili oleh Marsma TNI Sigit Sasongko yang bertugas sebagai Dosen Tetap di Universitas Pertahanan (Unhan).

Dalam keterangan yang dirilis Puspen TNI, pelaksanaan serah terima jabatan maupun pelaporan kenaikan pangkat adalah bentuk komitmen TNI dalam meperkuat organisasi.

"Pelaksanaan Sertijab dan Laporan Korps Kenaikan Pangkat ini mencerminkan komitmen TNI dalam memperkuat organisasi melalui regenerasi kepemimpinan yang profesional dan adaptif dalam menghadapi tantangan tugas yang dinamis," bunyi keterangan pers yang diterima, Kamis (26/3/2026).

Jabatan Kaster TNI merupakan jabatan yang dihidupkan kembali di era Presiden Prabowo. Sebelumnya, jabatan ini dihapus di era Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Jabatan ini terakhir diemban oleh Letjen Agus Widjojo pada periode 1999-2001. Sebelumnya jabatan ini dikenal dengan nama Kepala Staf Kekaryaan (Kasker) dan Kepala Staf Sosial Politik(Kasospol).

Sebagai catatan, pengangkatan Bambang sebagai Kaster TNI bersamaan dengan validasi organisasi di tubuh TNI. Salah satu yang menjadi sorotan adalah perubahan status Pangdam Jaya dari jenderal bintang 2 menjadi jenderal bintang 3.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI, Mayjen Aulia Dwi Nasrullah, menegaskan bahwa mutasi dan penataan jabatan tersebut merupakan langkah rutin untuk menjawab tantangan tugas yang terus berkembang.

“Mutasi jabatan di tubuh TNI merupakan hal yang biasa, dalam rangka pembinaan karier Prajurit dan kebutuhan organisasi,” kata Aulia kepada wartawan, Kamis (12/3/2026).

Baca juga artikel terkait MUTASI TNI atau tulisan lainnya dari Irfan Amin

tirto.id - Flash News
Reporter: Irfan Amin
Penulis: Irfan Amin
Editor: Andrian Pratama Taher