Menuju konten utama

Panglima Rotasi 57 Pati TNI, Ada Pangdam BB hingga Askomlek KSAL

Selain Askomlek dan Pangdam, jabatan yang diisi pejabat baru antara lain Kepala Dinas Psikologi TNI AU, Kapoksahli Koharmatau, dan Kastaf Kogabwilhan I.

Panglima Rotasi 57 Pati TNI, Ada Pangdam BB hingga Askomlek KSAL
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengikuti rapat kerja antara DPR, Kementerian Pertahanan, Kemenkeu, dan TNI di kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (6/6/2024). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/Spt.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, merotasi dan mutasi terhadap 57 Perwira Tinggi (Pati) TNI. Kebijakan tersebut tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1448/X/2025 tanggal 30 Oktober 2025 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI.

Dari total 57 Pati yang dimutasi, 35 di antaranya merupakan Pati TNI Angkatan Darat (AD), 10 Pati TNI Angkatan Laut (AL), dan 12 Pati TNI Angkatan Udara (AU). Mutasi ini juga mencakup sejumlah jabatan strategis di setiap matra, sebagai bagian dari upaya memperkuat struktur komando dan meningkatkan daya gerak operasional TNI.

Di jajaran TNI AD antara lain jabatan Pangdam VI/Mulawarman kini diemban Mayjen TNI Krido Pramono yang sebelumnya menjabat Asintel Panglima TNI. Sebelumnya, jabatan Pangdam VI/Mulawarman dipegang Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha. Sementara itu, Danseskoad, Mayjen TNI Hendy Antariksa, dipercaya sebagai Pangdam I/Bukit Barisan, menggantikan Mayjen TNI Rio Firdian.

Di lingkungan TNI AL, posisi Askomlek KSAL kini dijabat Laksma TNI Yudi Cahyadi, menggantikan Laksda TNI Tri Harsono. Di sisi lain, jabatan Kepala Staf Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I diamanahkan kepada Laksma TNI Amrin Rosihan.

Sedangkan di TNI AU, Kolonel Kes (W) Theresia Soepi ditunjuk sebagai Kepala Dinas Psikologi TNI AU, dan Kolonel Tek Arif Djoko Nugroho menjabat Kapoksahli Koharmatau.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah, menjelaskan bahwa rotasi jabatan ini merupakan bagian dari sistem pembinaan karier yang terencana dan berkesinambungan.

Menurutnya, langkah ini tidak hanya sebatas penyesuaian struktural, tetapi juga merupakan strategi pembinaan organisasi agar tetap segar dan adaptif dalam menghadapi perkembangan lingkungan tugas yang dinamis.

“Rotasi jabatan ini bukan sekadar proses administratif, melainkan wujud nyata pembinaan karier yang berorientasi pada peningkatan profesionalisme dan kesiapan satuan. Dengan adanya regenerasi kepemimpinan, TNI memastikan setiap lini memiliki sosok pemimpin yang tangguh, responsif, dan mampu menjawab tantangan zaman,” ujar Freddy dalam keterangan resminya, Kamis (6/11/2025).

Baca juga artikel terkait MUTASI TNI atau tulisan lainnya dari Naufal Majid

tirto.id - Flash News
Reporter: Naufal Majid
Penulis: Naufal Majid
Editor: Andrian Pratama Taher