tirto.id - Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir, mengatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto bukan hanya program sosial, melainkan investasi dalam modal manusia.
Pandu membedakan fokus pemerintahan saat ini dengan era sebelumnya. Ia menyebut pemerintahan Joko Widodo yang fokus pada pembangunan infrastruktur fisik. Sedangkan, Prabowo fokus pada infrastruktur manusia.
"Presiden sebelumnya, Bapak Jokowi, fokus pada infrastruktur. Apa yang presiden Prabowo fokuskan hari ini adalah pada infrastruktur manusia," ujar Pandu dalam acara South China Morning Post (SCMP) di Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Prabowo, sambungnya, fokus pada 300 juta penduduk Indonesia yang diwujudkan dalam dua program utama: Program Makanan Gratis (MBG) dan pendidikan.
Meski menyadari potensi kontroversi politik dari program yang menelan biaya besar ini, Pandu melihatnya dari perspektif jangka panjang sebagai investasi.
"Maksud saya, secara politik, ini mungkin tidak populer, tetapi ini akan memberikan dividen 10-15 tahun dari sekarang," tambahnya.
Pandu menempatkan program ini dalam kerangka yang lebih besar, yaitu mencapai posisi lima besar ekonomi dunia. Saat ini, Indonesia berada di peringkat ke-16 menurut data Dana Moneter Internasional (IMF) di 2023.
"Karena berinvestasi dalam modal manusia adalah hal yang paling penting bagi negara kita untuk pergi dari ekonomi ke-15 dan 16, menjadi ekonomi ke-5 di dunia," ucap Pandu.
Penulis: Nanda Aria
Editor: Bayu Septianto
Masuk tirto.id





































