Menuju konten utama

Mudik Lebaran 2022, ASDP Siap Angkut 3,2 Juta Penumpang

Posko angkutan Lebaran di lingkungan ASDP akan berlangsung pada 22 April 2022 (H-10) hingga 10 Mei 2022 (H+7).

Mudik Lebaran 2022, ASDP Siap Angkut 3,2 Juta Penumpang
Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Munggiyango Hulalo bersiap melakukan pelayaran perdana di Pelabuhan Penyeberangan Jangkar, Situbondo, Jawa Timur, Rabu (15/7/2020). (ANTARA FOTO/Seno/aww)

tirto.id - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mempersiapkan kuota angkut sebanyak 3,2 juta orang selama periode mudik Lebaran 2022. Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin menjelaskan, asumsi perhitungan trafik pada angkutan Lebaran tahun ini, jumlah trip sebanyak 17.600 atau naik 16 persen dibandingkan realisasi 2021 sebanyak 15.100 trip.

"Jumlah penumpang total sebanyak 3,2 juta orang atau naik 65 persen dibandingkan realisasi tahun 2021 sebanyak 1,94 juta orang," kata Shelvy dalam keterangan resmi, Rabu (13/4/2022).

Kemudian kendaraan roda dua diperkirakan mencapai 144 ribu unit atau naik 47 persen dibandingkan realisasi 2021 sebesar 98 ribu unit. Selanjutnya, kendaraan roda empat diperkirakan mencapai sebanyak 238 ribu atau naik 59 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 149 ribu unit.

Adapun truk logistik diperkirakan mencapai 181 ribu unit atau naik 24 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 146 ribu unit. Sehingga total seluruh kendaraan diperkirakan mencapai 582 ribu unit atau naik 44 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 403 ribu unit.

Pada 2022 ini, ASDP menargetkan dapat mengangkut 5,9 juta penumpang, dengan total 6,3 juta unit kendaraan, dan 1,02 juta ton barang.

Pihaknya mengimbau kepada seluruh pengguna jasa yang akan melakukan perjalanan dengan kapal feri agar mengatur waktu perjalanan sebaik-baiknya dengan melakukan reservasi tiket online melalui Ferizy, khususnya di 4 pelabuhan utama Merak, Bakauheni, Ketapang dan Gilimanuk.

"Demi kelancaran, keamanan dan kenyamanan dalam perjalanan, pengguna jasa diimbau agar menjaga stamina kesehatan tubuh selama perjalanan, serta kendaraan harus tetap prima. Hal penting juga, pengguna jasa wajib dan terus diimbau agar membeli tiket secara mandiri melalui www.ferizy.com/aplikasi Ferizy dan sales channel resmi Ferizy yaitu Gerai Alfamart dan/ Agen BRILink," ujar dia.

Dalam proses pengisian data agar pengguna jasa mengisi identitas diri dan kendaraan secara lengkap sesuai KTP dan STNK, serta pastikan seluruh jumlah penumpang dalam kendaraan terdata di dalam tiket agar masuk manifes kapal.

Untuk kelancaran operasional dan layanan selama periode Lebaran, ASDP juga memastikan kesiapan petugas dan peralatan pendukung serta penerapan protokol kesehatan secara ketat baik di kapal dan pelabuhan.

"Kami telah mengantisipasi bahwa penyelenggaraan mudik Lebaran tahun ini potensi lonjakan penumpang dan kendaraan relatif tinggi. Namun, kami harap masyarakat tetap mengikuti aturan sebaik-baiknya terkait vaksinasi dan booster serta tidak mengabaikan protokol kesehatan demi keselamatan diri sendiri dan orang lain," kata dia.

Berdasarkan hasil survei Litbang Kemenhub, potensi pergerakan orang dari Jabodetabek pada Lebaran 2022 diperkirakan sebanyak 38,5 persen atau sebanyak 13 juta orang, dan mendekati kondisi normal di 2019 yaitu sebanyak 14 juta pergerakan.

Adapun penyelenggaraan Posko Angkutan Lebaran 2022 pada tahun ketiga masa pandemi Covid-19 mengacu kepada SE Satgas Covid-19 Nomor 11 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri, dan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3 dan Level 2 Covid-19 di wilayah Jawa dan Bali.

Posko angkutan Lebaran di lingkungan ASDP akan berlangsung pada 22 April 2022 (H-10) hingga 10 Mei 2022 (H+7). Terdapat 9 cabang yang akan menjadi pantauan nasional selama angkutan Lebaran yakni Merak, Bakauheni, Ketapang, Lembar, Kayangan, Balikpapan, Bangka, Bajoe, dan Sibolga. Dan 5 cabang pantauan perusahaan yakni Selayar, Batam, Ambon, Ternate dan Bitung.

Adapun potensi peningkatan trafik penumpang dan kendaraan pada periode Lebaran tahun ini dikarenakan tidak adanya pemberlakuan larangan mudik, dan hari libur cuti bersama. Pihak manajemen telah melakukan antisipasi dengan memaksimalkan kapasitas, baik kapal dan terminal pelabuhan.

Diprediksi, puncak arus mudik terjadi pada 29 dan 30 April 2022 (H-3 dan H-2), dan prediksi arus balik pada 7 dan 8 Mei 2022 (H+4 dan H+5). Pada angkutan Lebaran tahun ini tercatat total pantauan sebanyak 13 lintasan penyeberangan di bawah koordinasi di 14 cabang.

Pihaknya memastikan kesiapan sarana dan prasarana memadai, sehingga dapat memberikan pelayanan prima kepada seluruh pengguna jasa. Tercatat, dermaga siap beroperasi sebanyak 66 unit, dengan total kapal sebanyak 234 unit dengan rincian 66 unit kapal ASDP dan 168 unit non-ASDP.

Baca juga artikel terkait MUDIK LEBARAN 2022 atau tulisan lainnya dari Selfie Miftahul Jannah

tirto.id - Ekonomi
Reporter: Selfie Miftahul Jannah
Penulis: Selfie Miftahul Jannah
Editor: Fahreza Rizky