Menuju konten utama

Morgan Stanley Borong Saham Alfamart Rp65,12 Miliar

Kepemilikan saham AMRT oleh Morgan Stanley menjadi 3,76 miliar lembar atau setara 9,06 persen.

Morgan Stanley Borong Saham Alfamart Rp65,12 Miliar
Alfamart. FOTO/iStockphoto

tirto.id -

Perusahaan jasa keuangan global Morgan Stanley & Co. International plc (MSIP) menambah 28,19 juta saham kepemilikannya di emiten ritel sekaligus pengelola jaringan minimarket Alfamart, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT).

Transaksi pembelian ini terjadi pada 7 Mei 2025, dengan harga pelaksanaan Rp2.310 per lembar saham. Dengan begitu, Morgan Stanley harus merogoh dana taktis senilai Rp65,12 miliar.

Meski begitu, pada saat yang sama Morgan Stanley juga melepas 500 lembar saham yang dimiliki di AMRT dengan harga Rp2.220 per lembar. Melalui lego saham ini, MSIP meraup dana senilai Rp1,1 juta.

“Morgan Stanley memegang saham-saham itu sebagai custodian untuk klien dan untuk kepentingan rekening sendiri secara langsung,” jelas Vice President Morgan Stanley, Ashish Koltharkar, dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Jumat (13/5/2025).

Sementara itu, dengan kedua transaksi tersebut, kepemilikan saham AMRT oleh Morgan Stanley menjadi 3,76 miliar lembar saham atau setara 9,06 persen dari total saham. Kepemilikan ini meningkat dari yang sebelumnya hanya sebanyak 3,74 miliar lembar saham atau setara 8,99 persen dari total saham.

Terlepas dari itu, pada perdagangan Kamis (12/6/2025), saham AMRT ditutup di harga 2.480, naik dibandingkan posisi 7 Mei 2025 yang masih berada di level 2.310. Sedangkan, selama enam bulan terakhir, saham AMRT turun 460 poin atau 15,65 persen dibanding periode 2 Desember 2024 yang berada di kisaran 2.940 dan secara tahun berjalan saham pemilik Alfamart ini telah anjlok 13,68 persen.

Di sisi lain, menukil laporan keuangan perusahaan, pada kuartal I-2025 AMRT mencatatkan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp975,11 miliar, naik 9,52 persen dibanding periode yang sama di tahun 2024 yang hanya sebesar Rp890,31 miliar. Dus, total laba per saham yang diatribusikan kepada entitas induk Mencapai Rp23,48, meningkat dari periode kuartal I-2024 yang senilai Rp21,44.

Baca juga artikel terkait ALFAMART atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Insider
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Hendra Friana