Menuju konten utama

Menteri PPPA Apresiasi Fasilitas Mudik di Kampung Rambutan

Arifah mengapresiasi kebersihan dan kelengkapan fasilitas Terminal Kampung Rambutan. Menurut dia kondisinya jauh lebih baik dari tahun sebelumnya. 

Menteri PPPA Apresiasi Fasilitas Mudik di Kampung Rambutan
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, memberikan keterangan kepada pers usai meninjau kesiapan fasilitas arus mudik bagi kelompok rentan di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Senin (16/3/2026). FOTO/Hanang Septioyudho

tirto.id - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, meninjau langsung kesiapan infrastruktur angkutan mudik di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Senin (16/3/2026).

Dalam kunjungannya, Arifah ingin memastikan fasilitas transportasi publik benar-benar aman dan nyaman bagi penumpang dari kelompok rentan. Sebelum tiba di terminal bus antarkota tersebut, Arifah juga mengecek pergerakan penumpang di Bandara Halim Perdanakusuma.

Saat memantau situasi di Kampung Rambutan, Arifah mengapresiasi kebersihan dan kelengkapan fasilitas terminal. Menurut dia kondisinya jauh lebih baik dari tahun sebelumnya.

Arifah menyoroti kolaborasi lintas instansi yang solid dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman.

"Saya melihat sudah lebih bersih ya daripada sebelum-sebelumnya. Kemudian tadi fasilitas yang diberikan sangat banyak kolaborasi dari berbagai pihak. Ada Pramuka, Baznas, Mendikdasmen, KPPPA, Kementerian Perhubungan, dan Kepolisian. Ini menunjukkan bahwa semua ingin memberikan sapaan dan layan terbaik untuk masyarakat," kata Arifah.

Kesiapan Terminal Kampung Rambutan

Suasana ruang tunggu mulai disesaki perantau yang hendak pulang kampung lebih awal menuju berbagai daerah di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Senin (16/3/2026). FOTO/Hanang Septioyudho

Menteri PPPA memberikan imbauan khusus bagi keluarga yang menempuh perjalanan darat bersama anak. Persiapan fisik tubuh dan kelengkapan obat-obatan harus menjadi prioritas utama orang tua.

"Untuk orang tua yang mengajak anaknya pertama harus dalam kondisi fit. Kemudian perlengkapan dipersiapkan dengan sebaik mungkin apa yang dibutuhkan oleh anak-anak selama perjalanan obat-obatan," ujar Arifah.

Arifah juga berpesan agar perjalanan mudik dimanfaatkan untuk membangun kedekatan emosional tanpa gangguan gawai.

"Kemudian dalam perjalanan jangan menggunakan HP untuk komunikasi tapi rangkul mereka ajak bicara mereka untuk memperkuat ikatan dalam keluarga," tegas Arifah.

Terkait dengan penggunaan gawai pada anak, Arifah juga sempat menyinggun soal Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026 terkait pembatasan penggunaan akun media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun. Dia mengatakan, langkah ini bertujuan melindungi kesehatan mental anak dari paparan konten negatif.

"Jadi dari yang saya tanya ke semua orang tua itu mendukung. Kalau anak-anak ada yang, 'aduh gimana ya?' Tapi akhirnya setelah dipikir-pikir sih bagus juga. Jadi mereka paham bahwa ini adalah untuk melindungi mereka semua," ucap Arifah.

Lewat kunjungan ini, MenPPPA menegaskan pentingnya sinergi antara kesiapan infrastruktur fisik dan perlindungan sosial bagi pemudik.

Fasilitas transportasi publik yang memadai dipadukan dengan kesadaran orang tua menjaga kedekatan emosional anak diharapkan mampu mewujudkan pengalaman mudik yang sungguh aman dan harmonis bagi setiap keluarga.

===========

Hanang Septioyudho berkontribusi dalam tulisan ini

Baca juga artikel terkait MUDIK atau tulisan lainnya dari Intern tirto

tirto.id - Flash News
Reporter: Intern tirto
Penulis: Intern tirto
Editor: Alfons Yoshio Hartanto