Menuju konten utama

8 Ribu Lebih Pemudik Padati Kampung Rambutan 5 Hari Terakhir

Pihak Teriminal Kampung Rambutan memperkirakan puncak mudik pada H-4 atau H-3 Lebaran.

8 Ribu Lebih Pemudik Padati Kampung Rambutan 5 Hari Terakhir
Suasana ruang tunggu mulai disesaki perantau yang hendak pulang kampung lebih awal menuju berbagai daerah di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Senin (16/3/2026). FOTO/Hanang Septioyudho
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Situasi di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, pada hari ini, Senin (16/3/2026), mulai menunjukkan jumlah pemudik yang ramai.

Kepala Terminal Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain, merinci bahwa pada Minggu (15/3/2026) kemarin, jumlah keberangkatan harian mencapai 2.756 orang. Angka ini diprediksi akan terus bertambah seiring mendekatnya hari raya.

Sementara itu secara keseluruhan, dalam lima hari terakhir, antara 11-15 Maret 2026, tercatat 8.110 penumpang telah diberangkatkan menuju berbagai daerah di Jawa dan Sumatera.

"Perjalanan antar kota antar provinsi memakan waktu dua hari perjalanan. Sehingga puncaknya akan terjadi pada H-4 atau H-3 Lebaran," tambah Revi di Terminal Kampung Rambutan, Senin (16/3/2026).

Revi memprediksi volume pemudik tahun ini bakal melonjak tajam dibanding periode 2025. Jika tahun lalu pada H-3 tercatat ada 3.225 penumpang, tahun ini jumlahnya diperkirakan bisa menyentuh angka 5.000 hingga 6.000 orang dalam sehari.

Sejauh ini, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Sumatera masih menjadi tujuan favorit. Untuk wilayah Jawa Timur, mayoritas penumpang menuju Malang dan Surabaya. Sedangkan Jawa Tengah didominasi tujuan Tegal, Purwokerto, Cilacap, dan Pekalongan.

"Untuk Jawa Barat tujuan favorit ada Banjar, Tasikmalaya, Garut dan Cianjur. Sementara untuk daerah Sumatera yang jadi favorit itu Padang dan Palembang," papar Revi.

Untuk melayani lonjakan ini, Terminal Kampung Rambutan mengoperasikan 285 armada bus dari berbagai PO. Pihak terminal juga telah menyiapkan bus cadangan untuk mengantisipasi penumpukan penumpang saat puncak arus mudik nanti.

Rmainya situasi di Terminal kian dirasakan oleh Dimas Aji Pangestu (21), perantau yang hendak mudik sendiri ke Blitar. Dimas memilih berangkat hari ini karena baru memasuki masa WFA (Work From Anywhere) dan ingin menghindari puncak kemacetan.

"Saya berangkat sekarang biar tidak kena macet Mas. Tiket sudah dapat dari seminggu yang lalu beli di agen di sini," ujar Dimas.

Kesiapan Terminal Kampung Rambutan

Dimas Aji Pangestu (21), perantau asal Blitar, saat diwawancarai Tirto.id di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Senin (16/3/2026). FOTO/Hanang Septioyudho

Dimas mengaku harus membayar harga tiket sebesar Rp600.000, naik dua kali lipat dari harga hari biasa, Rp300.000.

Meski harga melonjak, Dimas tetap antusias pulang ke kampung halaman.

"Saya bawa uang saku lebih saja sih, buat kasih THR ke keponakan juga di sana," cerita dia.

===========

Hanang Septioyudho berkontribusi dalam tulisan ini

Baca juga artikel terkait INFO MUDIK atau tulisan lainnya dari Intern tirto

tirto.id - Sosial Budaya
Reporter: Intern tirto
Penulis: Intern tirto
Editor: Alfons Yoshio Hartanto