tirto.id - Menteri Luar Negeri (Menlu), Sugiono, akan melaporkan keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) bentukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam forum pertemuan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (DK PBB).
Dalam pertemuan yang bertajuk “The situation in the Middle East, including the Palestinian question (MEPQ)" yang dihelat pada 16-18 Februari 2026 tersebut, Menlu akan menyampaikan komitmen Indonesia untuk memanfaatkan forum BoP demi misi perdamaian kemanusiaan di Palestina.
"Kehadiran Menlu RI pada pertemuan DK PBB tersebut menegaskan komitmen Indonesia untuk berperan aktif dalam upaya perdamaian dan kemanusiaan, termasuk rekonstruksi dan pemulihan Gaza," dikutip dari pernyataan pers Kemlu, Selasa (17/2/2026).
Di pidatonya di forum DK PBB, Menlu juga berencana akan membicarakan mengenai sikap politik luar negeri Indonesia yang bersifat bebas aktif. Kemlu mengklaim partisipasi Indonesia di dalam BoP merupakan bentuk asas politik diplomasi dan konsistensi Indonesia dalam memperjuangkan solusi dua negara bagi Palestina dan Israel.
"Selain itu, Menlu RI juga akan mengangkat mengenai partisipasi Indonesia di Board of Peace, yang merupakan wujud konsistensi politik luar negeri bebas aktif dalam mendukung perdamaian yang adil dan berkelanjutan, sesuai Solusi Dua Negara, serta keberpihakan yang nyata terhadap rakyat Palestina," dikutip dari penjelasan pernyataan Kemlu.
Nantinya, Menlu juga dijadwalkan melakukan pertemuan dengan Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres dan pertemuan bilateral dengan Wakil Tetap Palestina untuk PBB. Kemlu berharap pertemuan diplomatik tersebut menghasilkan solusi damai bagi Palestina yang hingga kini terus dirundung konflik tak berkesudahan.
"Menlu RI juga dijadwalkan melakukan pertemuan dengan Sekretaris Jenderal PBB dan Wakil Tetap Palestina untuk PBB guna membahas langkah-langkah ke depan dalam memperjuangkan perdamaian di Palestina," jelas Kemlu.
Sugiono juga akan menyampaikan undangan kepada berbagai negara agar hadir dalam perhelatan KTT D-8 di Jakarta pada April mendatang.
"Termasuk mengundang kehadiran pada KTT D-8 yang akan dilaksanakan pada bulan April 2026 di Jakarta," terang Kemlu.
Penulis: Irfan Amin
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id

































