Menuju konten utama

Menkes: Usia Hidup Rata-Rata Wanita Indonesia di Atas Laki Laki

Menkes Budi beralasan, usia hidup wanita lebih tinggi karena lebih rajin memeriksa kesehatan dibandingkan laki-laki dengan angka CKG capai 62,24%.

Menkes: Usia Hidup Rata-Rata Wanita Indonesia di Atas Laki Laki
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan paparan saat mengikuti rapat kerja bersama Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (8/2/2023). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/rwa.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, menyebut usia harapan hidup perempuan Indonesia saat ini lebih tinggi dibanding laki-laki. Hal tersebut disampaikan dalam acara Konferensi Pers Capaian dan Temuan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diselenggarakan secara daring pada Kamis (12/6/2025).

“Data menunjukkan bahwa usia hidup rata-rata wanita itu sudah di atas laki-laki,” ujar Budi dalam sambutannya, Kamis (12/6/2025).

Budi menjelaskan, unggulnya harapan hidup perempuan salah satunya disebabkan karena laki-laki tidak serajin perempuan, khususnya dalam melakukan Cek Kesehatan Gratis. Menurut data Kemenkes, dari 8 juta jiwa yang sudah merasakan program ini, 62,24% di antaranya merupakan perempuan.

“Jadi ini adalah panggilan buat saya sendiri sebagai laki-laki untuk memberikan contoh agar kita juga harus mau hidup lebih sehat,” ujar Menkes.

“Jadi para laki-laki Indonesia kita harus ikuti ya, rekan-rekan kita yang wanita, agar melakukan Cek Kesehatan Gratis ini,” tuturnya lagi.

Oleh karena itu, Budi mengajak agar masyarakat segera melakukan CKG yang telah diselenggarakan pemerintah. Menurut dia, dengan melaksanakan ini, penyakit dapat secara cepat terdeteksi dan tidak menimbulkan dampak serius.

“Kalau masalah-masalah kesehatan ini bisa kita identifikasi secara dini, kita bisa melakukan perbaikan. Baik perbaikan dalam gaya hidup, maupun perbaikan dengan minum obatnya,” katanya.

Lebih jauh, Budi juga mengeklaim program CKG dapat dapat mengurangi kekhawatiran terkait penyakit kronis seperti stroke, jantung, hingga penyakit ginjal. Terlebih, kata dia, layanan lanjutan CKG ini dapat berkelanjutan dengan skema BPJS.

“Saya juga ingin sampaikan di sini bahwa bagi para peserta cek kesehatan gratis yang memang sudah terbukti ada masalah kesehatan, bisa gratis mengakses layanan kesehatan lanjutannya, mengikuti skema BPJS. Oleh karena itu, jangan lupa, bapak, ibu, pastikan bahwa BPJS-nya aktif,” jelas Budi.

Sebagai informasi, CKG merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto. Program CKG telah dimulai sejak 10 Februari lalu.

Baca juga artikel terkait CEK KESEHATAN atau tulisan lainnya dari Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Flash News
Reporter: Rahma Dwi Safitri
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Andrian Pratama Taher