tirto.id - Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, menyebut usia harapan hidup perempuan Indonesia saat ini lebih tinggi dibanding laki-laki. Hal tersebut disampaikan dalam acara Konferensi Pers Capaian dan Temuan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diselenggarakan secara daring pada Kamis (12/6/2025).
“Data menunjukkan bahwa usia hidup rata-rata wanita itu sudah di atas laki-laki,” ujar Budi dalam sambutannya, Kamis (12/6/2025).
Budi menjelaskan, unggulnya harapan hidup perempuan salah satunya disebabkan karena laki-laki tidak serajin perempuan, khususnya dalam melakukan Cek Kesehatan Gratis. Menurut data Kemenkes, dari 8 juta jiwa yang sudah merasakan program ini, 62,24% di antaranya merupakan perempuan.
“Jadi ini adalah panggilan buat saya sendiri sebagai laki-laki untuk memberikan contoh agar kita juga harus mau hidup lebih sehat,” ujar Menkes.
“Jadi para laki-laki Indonesia kita harus ikuti ya, rekan-rekan kita yang wanita, agar melakukan Cek Kesehatan Gratis ini,” tuturnya lagi.
Oleh karena itu, Budi mengajak agar masyarakat segera melakukan CKG yang telah diselenggarakan pemerintah. Menurut dia, dengan melaksanakan ini, penyakit dapat secara cepat terdeteksi dan tidak menimbulkan dampak serius.
“Kalau masalah-masalah kesehatan ini bisa kita identifikasi secara dini, kita bisa melakukan perbaikan. Baik perbaikan dalam gaya hidup, maupun perbaikan dengan minum obatnya,” katanya.
Lebih jauh, Budi juga mengeklaim program CKG dapat dapat mengurangi kekhawatiran terkait penyakit kronis seperti stroke, jantung, hingga penyakit ginjal. Terlebih, kata dia, layanan lanjutan CKG ini dapat berkelanjutan dengan skema BPJS.
“Saya juga ingin sampaikan di sini bahwa bagi para peserta cek kesehatan gratis yang memang sudah terbukti ada masalah kesehatan, bisa gratis mengakses layanan kesehatan lanjutannya, mengikuti skema BPJS. Oleh karena itu, jangan lupa, bapak, ibu, pastikan bahwa BPJS-nya aktif,” jelas Budi.
Sebagai informasi, CKG merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto. Program CKG telah dimulai sejak 10 Februari lalu.
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id

































